26 January 2010 | 85 comments | Sibaho Way

3 Alasan mengapa saya memilih Adsense

Add to Technorati FavoritesBermain Google Adsense itu menjadi pilihan saya menghasilkan uang dari blog. Tentu saya juga tidak menolak jika ada job review atau ada order jualan link. Namun, sebagai pilihan utama, saya memilih Google Adsense. Mengapa? Ini dia, 3 alasan mengapa saya memilih Adsense:
  1. Adsense = Menulis
    Adsense itu bisnis online berbasis tulisan. Bagi orang yang doyan cuap-cuap lewat tulisan seperti saya, sangat cocok bermain Adsense. Apa yang mau ditulis? Banyaklah. Yang paling mudah adalah keahlian (kompetensi) kita sendiri. Bisa juga hobby/minat yang kita tekuni. Bisa juga komunitas yang kita ikuti. Cuma ada syaratnya, nih:
    • Tulisan harus tematis atau istilahnya niche specific. Tulisan dengan niche specific akan menghadirkan iklan yang spesifik juga dari Google. Iklan yang sesuai dengan topik tulisan tentu dapat memancing orang untuk meng-klik iklan tersebut. Dan itu sumber Dollar :D
    • Tulisan harus berbahasa Inggris. Iklan di Google itu labih banyak bahasa Inggris dan iklan ini hanya bisa 'dipancing' keluar dari sarang dengan 'umpan' tulisan berbahasa Inggris. Membuat tulisan berbahasa Inggris memang bukan hanya masalah bagi sebagian besar blogger Indonesia, tapi hampir di beberapa negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris. Minggu kemarin Darren, Founder Problogger.net sharing soal ini dengan para Blogger non-English. Tapi mau bagaimana lagi, berbisnis dengan orang barat yang kudu pakai bahasa barat-lah :D
  2. Adsense = Bisnis Jangka Panjang
    Jangka panjang artinya Adsense bisa diandalkan sebagai passive income. Percaya? Begini, Adsense itu kan berbasis tulisan. Jadi, sepanjang orang masih membutuhkan informasi seperti yang kita tulis, maka peluang mendapatkan Dollar dari blog masih akan mungkin sepanjang masa. Oleh karena itu, perhatikan hal-hal berikut:
    • Buatlah tulisan dengan niche specific yang dicari orang tanpa batas waktu. Jadi dari tahun ke tahun orang selalu mencari informasi seperti yang kita tulis. Istilahnya, gak ada matinya! Contoh: fashion, kuliner, bisnis online, kesehatan dan lain-lain.
    • Buatlah tulisan dengan niche yang dicari orang tanpa mengenal musim atau event tertentu. Pencarian informasi atau tulisan tentang panduan membuat tugas akhir atau panduan membuat skripsi, tentu hanya ramai pada waktu-waktu tertentu saja. Ini tentu membuat ada masa paceklik Dollar buat kita.
  3. Adsense = Konten
    Adsense adalah bisnis berbasis konten. Tidak ada konten bagus atau jelek. Yang ada adalah konten yang dicari dan tidak dicari, konten yang ramai dicari dan jarang dicari. Jadi Adsense tidak dibatasi oleh jumlah tulisan. Pengalaman saya, blog saya dengan 5 tulisan saja bisa mendapatkan klik pada iklan Adsense. Ada beberapa keuntungannya seperti di bawah ini:
    • Karena mengandalkan konten, Adsense sangat cocok untuk orang yang waktunya sedikit dan juga malas seperti saya :D Kita bisa mengatur ritme posting tulisan diselingi dengan sedikit optimasi secara periodik. Cuma, semakin banyak tulisan yang kita buat, tentu semakin membuka peluang kita memposisikan diri di mesin pencari.
    • Karena mengandalkan konten, Adsense bisa hidup tanpa men-dewa-kan SEO (search engine optimization). Sepanjang informasi kita dibutuhkan dan berada pada ceruk pasar yang sempit, peluang kita selalu muncul di mesin pencari juga ada. Ini juga cocok untuk orang yang fakir ilmu SEO seperti saya. Tapi, harap diketahui, memadukan ilmu SEO dengan konten yang bagus bisa membuat Dollar mengalir dari Adsense. Waspadalah :D
Oke kawan, ini sedikit pengalaman saya yang masih newbie bermain Adsense, yang bisa saya bagikan kepada Anda. Terus terang saya, belum bisa menghasilkan banyak dari Adsense. Tapi melihat peningkatan dari $0.2, $0.5, $1.0 hingga $2 per harinya, saya semakin optimis bahwa Adsense ini menjanjikan.

Satu lagi, jika Anda ingin belajar Adsense, tentu banyak web, blog atau forum yang layak jadi referensi, baik yang lokal maupun luar punya. Jangan lupa mampir juga ke blog internet marketing-nya Fanda. Saya juga banyak belajar dari sana.

Related Post



85comments:

Post a Comment

Berkomentar yang wajar ya kawan :)

Supporting Websites