10 November 2009

Cara militan optimasi Alexa Rank

Satu-satunya yang masih menjadi penghalang blog ini untuk mendapatkan duit adalah angka Alexa Rank yang masih bejibun. Dengan update rutin setiap hari 1 post ternyata tidak banyak membantu. Dari aktivitas blogwalking juga tidak terlalu banyak berharap. Mengapa?
Karena belum tentu teman blogger sudah meng-install Alexa Toolbar di browser-nya. Katanya (:P), hal itu sangat berpengaruh. Sudahkah Anda menginstall Alexa Toolbar di browser Anda? Install saja, lalu buka blog ini setiap hari :D

Cara militan yang akan dilakukan berikut ini mungkin terdengar katrok. Tapi sepertinya masuk akal: Warnet Empowerment ! Alamak bahasanya :P
Ya. Saya harus keliling ke beberapa warnet. Pakai salah satu komputer, lalu install Alexa Toolbar di semua browser yang tersedia seperti Firefox, IE atau Opera. Selanjutnya tentu saya harus merubah 'startup homepage' setiap browser tersebut ke alamat blog saya, sehingga ketika salah satu browser itu di-start, taraaa... blog saya akan terbuka pertama kali. Dengan catatan, operator warnetnya gak rese' dan user yang ngenet sama katroknya kayak saya.

Berikutnya, Anda pun bisa melakukan hal yang sama di warnet sekitar Anda. Maksudnya, mengarahkan 'startup homepage' salah satu komputer client ke alamat blog Anda, lalu melakukan hal yang sama pada komputer lain, cuma kali ini alamat yang dipakai adalah alamat blog saya :D
Dan saya pun akan melakukan hal yang sama juga.

Seperti saya katakan di atas, ini memang cara bodoh untuk optimasi Alexa Rank. Cuma mudah dilakukan untuk orang seperti saya. Selanjutnya, sepertinya kita perlu melakukan maintain mingguan atau bulanan ke warnet tersebut untuk mengecek apakah startup homepage-nya masih mengarah ke blog kita.

Bagaimana menurut Anda ? Parah banget yak :P

Read More...

Direct TV, the best satelit television provider

Now Direct TV offers several packages, such as Family package with 45 channels , Choice package up to the Premier package with 265 channels. The price also varies, starting from $ 29 to $ 59 per month. You can choose what package that suitable according to your needs. And sure it must be cheaper and worthy than some packages from another provider or Cable TV provider with the same services.

To subscribe to DirectTV is very easy and simple. You may call now 866-615-8136 or go directly to their official site at www.directsattv.com. Get in to left sidebar link 'Order DirectTV Now' and you need only 15 seconds to take 5 steps answering of questions. DirectTV will call you back or confirm you by email. That's simple!

Technology makes our life very easy and fun. That's why there's no reason not to subscribe now to Direct TV. With DirecTV we will also get the ease of getting information and entertainment through television via a personal computer or notebook. It means we can watch the news or whatever event we want, when we are working in office, on the way or when we're tired of surfing the Internet. Why did you not order now?

Read More...

09 November 2009

Lutung Kasarung Modern


Saksikanlah setiap hari di saluran televisi kesayangan Anda, sinetron berjudul:

Lutung Kasarung Modern

Read More...

08 November 2009

Cinta ini milik kita

*Soundtrack: Wanita Terindah-Drive*
Ini masalah cinta sayang. Tidak ada definisi yang baku, sehingga tiap-tiap orang memiliki cara sendiri dalam mengartikannya.
Aku tahu kamu merasa tidak berarti ketika Aku lebih suka membuat kopi sendiri, mengambil makan sendiri, mandi sendiri (hehehehe...). Lalu Aku buat apa Yah? Dan Aku malah balik bertanya: Emang Kamu kunikahi untuk ngebuatin Aku kopi? Buat melayaniku? Tidak ! Lagian, Aku masih punya kemampuan untuk tidak merepotkanmu, walau Kamu selalu bilang kalau itu tidak merepotkan.

Aku masih ingat, dulu waktu kita masih pacaran, Kamu menyuruhku menggambar bulan dan matahari. Dan Kamu hanya tersenyum ketika Aku menggambar lingkaran untuk matahari dan lingkaran juga untuk rembulan. Bulannya kenapa bulat, kamu bertanya. Aku cuma bilang, itu bulan purnama. Kamu cuma tersenyum. Senyum yang membuat Aku bingung.

Belakangan Kamu baru cerita jika matahari dan rembulan itu menggambarkan kalau Aku orang yang tidak membeda-bedakan sesuatu yang berbeda. Suami dan Istri mempunyai tanggungjawab yang sama. Laki-laki perempuan mempunyai peran yang sama. Kakak adik mempunyai kewajiban yang sama. Aku cuma termangu. Percaya gak percaya :P

Ya memang sudah seharusnya begitu. Suami istri itu bertanggungjawab terhadap harga diri keluarga. Tidak harus Suami bekerja dan Istri di rumah. Tidak mesti begitu. Mengapa Aku membiarkanmu tetap bekerja? Ya karena Aku tahu pekerjaanmu sekarang ini sudah menjadi cita-citamu semenjak kecil. Dari kecil Kamu dan keluargamu sudah merajut mimpi bagaimana Kamu dewasa nanti. Dan Kamu pasti gak bilang Kamu ingin menjadi ibu rumahtangga ketika ditanya tentang cita-citamu. Bisa dipites kamu sama orangtuamu. Nah. Apa tidak keterlaluan jika Aku yang baru bergabung dengan keluargamu tiba-tiba merusak semua mimpi itu?

Ketika Kamu bilang Aku gak romantis, buatku itu sesuatu hal yang lucu. Mengapa tidak kita definisikan sendiri romantis menurut kita sendiri? Apa mandi bulanan bersama itu gak romantis juga? Apa tiduran sambil mendekapku tidak sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku memijiti seluruh tubuhmu saat lelah bukan sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku menyemir sepatumu tidak Kamu anggap romantis? Apa ketika Kamu membuatkan sayur daun pepaya rebus plus sambel jahe kesukaanku itu tidak sebuah momen yang romantis? Apa merawat tanaman berdua itu gak romantis? Apa memandikan ayam kate bersama-sama itu kurang romantis?

Lupakan romantisme roman picisan dengan kembang mawar dan candle light dinner. Percayalah, itu hanya romantisme kolot dari zaman Romawi kuno yang coba dijual oleh para sineas di layar sinetron dan bioskop.

Ya. Ini cinta kita. Ini romantisme kita. Tidak ada yang bisa menggugat setiap definisi yang kita buat. Karena ini menyangkut hati. Ini menyangkut Aku, Kamu dan Anak-anak kita tercinta. Dan buat Aku dan anak-anak, Kamu adalah wanita terindah.

Selamat Ulang Tahun, Istriku ! Semoga selalu bisa menjadi Istri, Mama dan Teman yang baik bagi kami. We love you full !

Read More...

07 November 2009

Facebookers, Ngeblog yuk !

Tulisan ini saya tujukan kepada teman-teman Facebooker yang belum mempunyai blog (kalian pasti akan membaca, karena artikel dari blog ini otomatis muncul di facebook saya), agar bisa terprovokasi untuk mulai ngeblog.
Sebagaimana kita maklumi, masih banyak dari kita Facebookers yang menganggap kalau:
  • Ngeblog itu susah.
  • Ngeblog itu buang-buang waktu.
  • Ngeblog itu kelompok orang-orang stress.
Oke. Kita bahas satu-satu ya. Ada yang bisa bantu saya ? *lirik kiri kanan* Baik, jika tidak ada saya akan mulai.

1. Ngeblog itu susah
Siapa bilang? Apanya yang susah? Harus bisa coding (coding apa yak?) dan menulis? Tidak perlu ilmu coding kok. Sekarang banyak layanan gratis ngeblog seperti blogger.com, wordpress.com atau yang lokal seperti blogdetik.com, dagdigdug.com dan lain-lain. Semuanya mudah. Tinggal daftar dan hanya butuh waktu 10 menit Anda sudah punya alamat blog sendiri. Selanjutnya tinggal mulai menulis artikel. Tinggal klik-klik saja kok kayak di Facebook. Simpel tho...

Menulis Artikel? Susah, gak bisa. Buat teman-teman yang berpikir bahwa ngeblog itu harus pinter menulis, bisa mengarang dan seterusnya, saya pastikan kalian salah besar. Ngeblog itu tidak harus pintar menulis dan mengarang seperti Andrea Hirata. Bahkan dengan mengumpulkan status-status kita di facebook pun bisa menjadi satu artikel. Atau merangkai status dan komentar-komentar di facebook teman juga bisa menjadi cerita yang menarik. Sempatkan waktu membaca tips-tips menulis jika ingin meningkatkan kemampuan. Tuh, mudah kan...
Masih berpikir ngeblog itu susah? Sungguh terlalu !

2. Ngeblog itu buang-buang waktu
Tidak kawan ! Sekali lagi, coba luangkan waktu untuk berselancar ke blog teman-teman yang sudah duluan ngeblog. Mereka dapat banyak teman baru. Apa bedanya dengan teman di Facebook? Oooo beda banget! Teman di blog itu saling mendukung, kompak sampai kopi darat, saling berbagi ilmu dan pengetahuan apalagi memiliki minat yang sama. Ada yang sama-sama gemar baca buku, sama-sama peminat film, sama penyuka sosial politik, agama, lingkungan hidup, kuliner dan yang paling menggiurkan tentunya sama-sama gemar mendulang dollar!

Mendulang Dollar? Dengan Ngeblog? Bisa? Yupz! Jika blog Anda tema-nya spesifik, ini sangat bagus buat Adsense-nya Google. Tuh keren kan bisa kerjasama sama Google lagi :D. Bagaimana kalau tema blognya tidak spesifik alias umum? Jangan kuatir, pekerjaan-pekerjaan me-review banyak kok dan dibayar! Kalau sebulan dapat 10 review aja, dikali 5 blog dan harga per-review US$10. Horeee... US$500 per bulan. Dan ini sudah banyak terbukti.
Masih berpikir ngeblog itu buang-buang waktu? Sungguh terlalu !

3. Ngeblog itu kelompok orang-orang stress kurang kerjaan.
Sungguh Terlalu! Asal tahu saja, rata-rata blogger itu punya banyak pekerjaan. Ada yang kantoran, sekolahan, kuliahan sampai pekerja wah dan sah (baca: work at home and stay at home).
satu lagi, Admin jaringan di kantor-kantor, kampus atau sekolah biasanya lebih banyak yang mem-blok Facebook daripada Blogger atau Wordpress. Nah, lho... berarti ngeblog itu tidak dianggap membuang waktu kan sama Admin? Tepuk tangan...
*Kriteria nomor 3 ini sebenarnya reka-reka saya sendiri kok :P*

Oke. Semoga dengan pemaparan singkat di atas, kawan-kawan Facebooker bisa tergugah untuk mulai ngeblog, apapun misinya. Dengan memulai ngeblog, teman-teman pasti akan mulai menyadari bahwa ngeblog itu ternyata asyik. Sehingga nanti kita bisa sama-sama berteriak (dengan sedikit sombong :D): Aku ngeblog, Kamu?

Read More...

06 November 2009

Konsistensi, Kompetensi dan Sinergi ( 3 - Final )

Buat aktivitas ngeblog, apa yang bisa kita dapat dari kisah Kancil dan Kura-Kura kemarin, terutama buat para blogger matre :P
Oh ya, bagi yang belum membaca kisahnya, bisa membuka kembali 2 postingan sebelumnya: Bagian 1 dan Bagian 2.

Begini kira-kira:
  1. Konsistensi. Konsistensi itu penting sekali, katakan mulai dari hal kecil seperti update blog dan blogwalking. Walau belum bisa menghasilkan dollar (kenapa tidak, menghasilkan dollar dari blog), harus tetap konsisten menulis. Ingat pelajaran dari Kura-Kura, biar lambat asal konsisten, dapat memenangkan pertandingan.
    Lihat saja Fanda yang membutuhkan waktu 3 tahun untuk mendapatkan 500 dollar pertamanya dari Adsense. Dan orang seperti Mas Cosa, Priyadi atau Isnaini juga tidak dalam waktu yang pendek untuk bisa seperti sekarang.
    Lalu bagaimana dengan pernyataan; Cepat dan konsisten akan mengalahkan yang lambat dan konsisten? Ini pun memungkinkan juga. Banyak kok mahasiswa-mahasiswa di Jogja, Bandung yang berkibar meraup dollar hingga 500 dollar per bulan, dan hebatnya hanya dalam hitungan bulan. Ya. Mereka bergerak cepat dan konsisten dalam menaikkan popularitas blognya. Dan bisa!
  2. Kompetensi. Ini sangat diperlukan di luar konsistensi. Katanya, adalah lebih bagus membuat blog niche specific daripada niche general. Niche specific membutuhkan suatu kompetensi. Membuat template, menulis tentang buku, belajar SEO, Gadget dan masih banyak.
    Bagaimana dengan Niche general? Jangan khawatir. Blog mahasiswa-mahasiswa yang saya sebut di atas tadi rata-rata ber-niche general dan mereka banyak mendapatkan job-job review.
    Jadi hampir sama dengan Kura-Kura, dalam monetisasi blog, kita bisa bermain di mana saja sesuai dengan kompetensi yang kita miliki. Jika hanya bisa menulis saja pun, PTR bisa diandalkan kok.
  3. Sinergi. Ini yang paling dahsyat. Lihat saja blog-nya Pak Marsudiyanto yang ber-niche general tapi ramai pengunjung. Ramai pengunjung berarti traffic bagus dan penyedia job review pasti suka. Berita buruknya, beliau mengaku tidak bisa menulis dalam Bahasa Inggris sebagai persyaratan utama berbisnis PTR.
    Tapi beliau tidak habis akal dengan rumus buatannya kebersamaan + kepercayaan = pendapatan. Dan kita pun bisa mencontohnya dengan mudah.
    Ya. Sinergi. Untuk mencapai satu tujuan, kita para blogger harus bisa bersinergi. Saling bantu membantu menaikkan pagerank, berbagi backlink dan masih banyak lagi caranya. Poin sinergi adalah mengalahkan kondisi/keadaan, bukan sesama blogger.

Apa ketiga hal di atas menjamin keberhasilan? Belum tentu juga :D Tapi ingatlah semangat Kancil dan Kura-Kura; Tidak pernah menyerah walau berulangkali gagal. Dan saya yakin kita lebih kuat dari Kancil dan Kura-Kura !

Ini sedikit insight dari saya, semoga bisa bermanfaat. Tulisan ini sejatinya menyemangati saya pribadi untuk tetap berjuang.

Selamat Malam Bahoomian, salam hangat Sibaho untuk Anda sekeluarga. Selamat berakhir pekan.

Read More...

05 November 2009

Konsistensi, Kompetensi dan Sinergi ( 2 )

Bagi yang belum membaca bagian pertama, silahkan baca dulu di sini. Dan bagi yang sudah googling untuk mencari kelanjutannya, ya gak usah lanjutin lagi :D

Oke kita lanjutkan.
Kali ini Kancil dan Kura-Kura menjadi bersahabat dan mulai memikirkan solusi masalah bersama sama. Keduanya sadar bahwa lomba yang terakhir bisa dilakukan dengan jauh lebih baik. Jadi mereka memutuskan untuk melakukan perlombaan lagi, cuma kali ini mereka berlari dalam satu team.

Mereka mulai berlari. Pertama Kancil menggendong Kura-Kura sampai ke tepi sungai, kemudian di sini Kura-Kura yang menggendong Kancil untuk menyeberangi sungai. Diseberang satunya Kancil mulai menggendong Kura-Kura lagi sampai ke garis finish.
Sampai di garis finish keduanya merasa puas karena berhasil tiba dengan waktu yang jauh lebih cepat dari lomba sebelumnya.

Intinya adalah; Bagus menjadi orang yang brilian dan mempunyai kekuatan utama, akan tetapi tanpa bisa bekerjasama di dalam suatu team dan menjalin masing masing kekuatan utama, hasilnya tidak akan maksimal, karena selalu ada situasi dimana Anda ber-kinerja kurang sedangkan rekan lainnya lebih baik. Ya, Sinergi.

Kerjasama adalah masalah kepemimpinan yang sesuai dengan situasi, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi inti yang sesuai dengan situasi mengambil alih kepemimpinan.

Apa lagi yang dapat dipelajari disini?

Bahwa, baik Kancil maupun Kura-Kura tidak pernah menyerah setelah mengalami kegagalan. Bahkan Kancil bekerja lebih keras setelah kegagalannya, sedangkan Kura-kura mengubah strateginya karena dia sudah berusaha sekuat tenaga.

Dalam hidup, kalau kita menghadapi kegagalan, terkadang bisa diatasi dengan bekerja lebih keras dan menambahkan usaha Kadang akan lebih cocok untuk mengubah strategi dan melakukan sesuatu yang berbeda. Dan terkadang lebih cocok melakukan keduanya.
Keduanya juga belajar sesuatu pelajaran yang sangat penting. Kalau kita berhenti berkompetisi dengan saingan kita lalu mulai berkompetisi dengan situasi, kita akan bisa mendapatkan kinerja yang jauh lebih baik.

Ringkasnya, cerita ini mengajarkan banyak hal pada kita. Pelajaran yang penting adalah:
  • Bahwa cepat dan konsisten akan selalu lebih baik daripada lambat dan konsisten.
  • Ambilah peran yang sesuai dengan kekuatan utama anda .
  • Kumpulkan kekuatan dan bekerja didalam team akan selalu mengalahkan jagoan individu.
  • Jangan pernah menyerah kalau gagal.
  • Dan akhirnya, bersainglah melawan situasi, jangan melawan pesaing.

Selesai sudah. Walau cerita ini sudah basi bagi sebagian orang, semoga dapat menginspirasi bagi yang belum pernah mendengarnya.

Read More...

04 November 2009

Konsistensi, Kompetensi dan Sinergi ( 1 )

Masih ingat cerita sepanjang masa tentang rivalitas Kancil dan Kura-kura? Dan besar kemungkinan cerita ini akan sampaikan juga ke anak-anak Anda nantinya.
Dan Kancil pun melesat jauh melampaui Kura-kura yang berjalan lambat. Karena merasa kura-kura jauh tertinggal, Kancil pun istirahat dan tertidur di bawah pohon. Kura-kura akhirnya sampai dan berhasil melewati Kancil yang sedang tertidur. Horeee.... Kura-kura menang melawan Kancil.
Maksud dari cerita itu adalah mereka yang lambat, apabila konsisten, akan dapat memenangkan pertandingan.

Selesai? Ternyata ceritanya bersambung.
Kancil sangat kecewa dengan kekalahannya lalu melakukan analisis penyebabnya. Dia sadar bahwa dia kalah karena terlampau percaya diri, kurang hati hati dan terlena. Kalau saja dia bisa lebih waspada maka tidaklah mungkin Kura Kura bisa mengalahkannya.

Lalu ditantangnya lagi Kura Kura tersebut untuk melakukan lomba ulang yang disetujui oleh Kura Kura. Dan kali ini, Kancil menang mutlak karena dia berlari tanpa henti

Maksud dari pertandingan kedua ini adalah, Cepat dan konsisten akan mengalahkan yang lambat dan konsisten. Ya, Konsistensi.

Kalau ada dua orang diperusahaan, yang satu lambat, pakai metoda dan handal sedangkan yang satu lagi cekatan dan handal, maka yang cepat dan handal akan maju lebih cepat. Begitu kira-kira perumpaannya.
Lambat asal Konsisten itu bagus akan tetapi lebih bagus lagi kalau Cepat dan Konsisten.

Tetapi ceritanya tidak hanya sampai di situ. Kali ini Kura Kura mulai berpikir dan sadar bahwa tidaklah mungkin berlomba dengan Kancil dengan cara seperti sebelum.

Setelah berpikir keras, kali ini Kura Kura menantang Kancil untuk berlomba lagi pada jalur perlombaan yang berbeda. Kancil setuju dan mereka mulai berpacu. Kancil berlari dengan cepat tanpa berhenti sampai akhirnya terpaksa berhenti ditepi sungai, karena harus menyeberang.
Ternyata garis finish-nya terletak beberapa ratus meter di seberang sungai.

Sang Kancil bingung tidak tahu harus berbuat apa dan tak lama kemudian muncul Kura Kura menyusul dan dengan santainya menyeberang sampai ke garis finish dan memenangkan pertandingan.

Apa intinya? Temukan kekuatan utama Anda kemudian carilah tempat bertanding yang sesuai dengan kekuatan itu. Ya, Kompetensi.

Kalau Kekuatan Anda adalah menganalisis, carilah peran yang membutuhkan kemampuan analisis. Kalau Kekuatan Anda adalah mengorganisir, carilah peran untuk mengorganisir sesuatu kegiatan penting agar perusahaan tahu bahwa anda mungkin pantas menjadi Manager. Dan seterusnya.

Apakah ceritanya selesai sampai di sini? Tidak! Masih berlanjut. Tunggu saja kelanjutannya di blog kesayangan Anda ini :) Jika tidak sabar, Googling saja, karena cerita motivasi ini sudah banyak tersebar di dunia maya.

Read More...

Mohon Maaf

Bener gak sih kalau sering ngerjain ripiu akan digebuk sama mbah Google?
Bener gak sih kalau abis ngerjain pe-er nge-ripiu harus segera ditiban pake postingan baru biar gak ketauan sama mbah Google?
Bener gak sih ripiu itu nikmat? :P

Mohon maaf jika posting seperti ini kurang berkenan, karena saya hanya sedang belajar mencoba melakukan apa yang harus dilakukan sehingga mengesampingkan apa yang ingin saya lakukan. Semoga tidak mengurangi kualitas pengunjung blog ini.

Read More...

Belajar dari semangka bujursangkar

Tulisan kali ini agak panjang, tapi percayalah, jika Anda membacanya sampai habis, waktu Anda tidak akan terbuang percuma. Silahkan jewer kuping saya jika tulisan ini tidak membuat hidup Anda lebih bersemangat.

Anda tentu tahu buah semangka. Dan saya yakin buah semangka yang sangat familiar dengan Anda tentu semangka yang berbentuk bulat.

Nah. Semangka berbentuk bulat ini pula yang menimbulkan masalah di toko-toko di Jepang. Buah semangka yang bulat itu akan membuat ruang kosong ketika disusun walau sudah serapat mungkin. Buat toko-toko di Jepang yang tidak terlalu luas, hal ini jadi masalah (jangan membayangkan toko-toko di Indonesia yang yang tidak mempermasalahkan space). Mereka mengeluhkan ini. Mereka berpikir, seandainya bentuk semangka bujursangkar, tentu tidak akan ada space yang terbuang dan penggunaan tempat jadi maksimal.

Untuk kebanyakan orang, harapan pemilik toko itu tentu akan diabaikan karena dianggap mengada-ada. Tetapi tidak demikian dengan beberapa petani Jepang. Mereka melakukan suatu pendekatan yang berbeda. Jika toko menginginkan semangka bujursangkar, bagaimana caranya kita agar bisa menyediakannya, begitu kira-kira pemikiran mereka.

Pemikiran terhadap solusi bagaimana membuat semangka bujursangkar hampir sama mudahnya dengan dengan pemikiran bahwa membuat semangka bujursangkar itu mustahil. Ternyata, dengan memasukkan buah semangka yang masih kecil ke dalam sebuah kotak bujursangkar dan membiarkannya tumbuh membesar mengikuti bentuk kotak, kita sudah mendapatkan semangka berbentuk bujursangkar. Semudah itu.

Para pemilik toko senang karena menghemat tempat. Pembeli juga suka karena bisa menghemat tempat di kulkas dan harga lebih murah karena biaya pengiriman lebih murah karena bisa mengirim lebih banyak sekaligus. Yang pasti pemikiran untuk merubah bentuk buah-buah yang lain juga menjadi berkembang.
Apa pelajaran berharganya?

  1. Jangan Berasumsi. Masalah utamanya adalah banyak orang berpikir bahwa semangka itu selalu bulat, sehingga kita secara otomatis menghakimi bahwa semangka berbentuk bujursangkar adalah mustahil. Asumsi seperti ini biasanya sudah muncul lebih dahulu jauh sebelum kita memahami permasalahannya. Kita sudah termakan asumsi bahwa semangka selalu bulat, sebelum kita mencoba dengan cara lain. Mematahkan pola berpikir dengan asumsi akan bisa membuat kita berpikir dan bertindak lebih baik dalm menyelesaikan suatu permasalahan. Dan ini adalah hal yang tersulit, karena biasanya asumsi itu terlihat logis dan sempurna.
  2. Mempertanyakan Kebiasaan. Cara paling mudah mematahkan asumsi adalah mempertnyakan kebiasaan yang ada. Banyak dari kita membuat kebiasan dengan cara mengikuti kebiasaan yang ada sebelumnya. Untuk hal-hal yang baik memang semestinya tidak masalah. Tetapi kita pun harus berpikir bagaimana dulu kebiasaan itu dibentuk. Kadang-kadang kebiasaan itu belum tentu bisa mengikuti perkembangan waktu dan teknologi. Bukankah lebih jika kita selalu mempertanyakan kebiasaan kita sekarang apakah masih update atau adakah cara lain?
  3. Kreatif-lah. Ketika berhadapan dengan suatu masalah, kreatif-lah dalam mencari suatu solusi. Ini sering membuat kita harus berpikir keluar dari kotak. Ketika orang bicara semangka berbentuk kotak, biasanya pasti dikait-kaitkan dengan faktor ilmu pertanian, rekayasa genetika dan lain-lain. Ternyata, dengan sedikit pemikiran kreatif yang sederhana, semua hal yang terlihat rumit tadi bisa mendapatkan solusi. Kreatif adalah seni belajar untuk meningkatkan kemampuan diri.
  4. Tanyakan cara yang lebih baik. Semangka bujursangkar tadi adalah solusi atas sebuah keinginan yang lebih baik. Para pemilik toko ingin space toko mereka dapat lebih efisien. Mereka mengemukakannya dalam bentuk pertanyaan: mungkinkah kami mendapatkan semangka berbentu bujarsangkar? Mustahil menemukan cara yang lebih baik jika kita tidak membuat pertanyaan-pertanyaan. Jika kita sudah melakukan suatu perbaikan, tanya dalam hati: Adakah cara yang lebih baik dari ini?
Belajarlah dari semangka bujursangkar di atas jika ingin melakukan improvement, baik dalam pekerjaan, keuangan, blogging, monetisasi blog, Menulis, kehidupan berkeluarga dan banyak hal. Melakukannya dengan konsisten akan meningkatkan kemampuan dan nilai hidup Anda.

Selamat Sore, Bahoomian!! Senang rasanya bisa berbagi dan memberikan salam hangat dari sibaho untuk Anda.

*Huupphhh...akhirnya selesai juga*

Read More...