30 November 2011 | 56 comments | Sibaho Way

Giant Step di Tahun 2012

Tahun 2012 sudah di depan mata. Apa langkah besar yang Anda lakukan di Tahun 2012 ? Kalau langkah besar istri saya : Resign dari pekerjaannya ! Kalau saya : Mendukung keputusan istri :D

Ada sebuah quote bagus : Tidak penting lebih baik dari orang lain, jauh lebih penting lebih baik dari kemarin.
Selamat membuat rencana besar di Tahun 2012 :)

Read More..
05 November 2011 | 39 comments | Sibaho Way

Konsistensi

Seorang Darwis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nasrudin. Nasrudin bersedia, dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya bisa dipelajari dengan praktek. Darwis itu pun bersedia menemani Nasrudin dan melihat perilakunya.

Malam itu Nasrudin menggosok kayu membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya.
"Mengapa api itu kau tiup?" tanya sang Darwis.
"Agar lebih panas dan lebih besar apinya," jawab Nasrudin.

Setelah api besar, Nasrudin memasak sop. Sop menjadi panas. Nasrudin menuangkannya ke dalam dua mangkok. Ia mengambil mangkoknya, kemudian meniup-niup sopnya.
"Mengapa sop itu kau tiup?" tanya sang Darwis.
"Agar lebih dingin dan enak dimakan," jawab Nasrudin.
"Ah, aku rasa aku tidak jadi belajar darimu," ketus si Darwis,
"Engkau tidak bisa konsisten dengan pengetahuanmu."

Ah, konsistensi.

Sumber

Read More..
29 October 2011 | 44 comments | Sibaho Way

Di setiap kesulitan pasti ada peluang !

Dampak banjir Thailand akhirnya sampai ke Indonesia. Sejumlah pasokan komponen untuk pabrik-pabrik di Indonesia terhenti. Yang suka bilang: hidup mengalir seperti air, sekarang bisa melihat kan, bahwa aliran air pun jika tidak di-manage dengan benar bisa merusak!

Di berita-berita disebutkan bahwa air surut diperkirakan 2 hingga 4 minggu lagi. Proses recovery-nya mungkin lebih dari sebulan atau lebih lama lagi. Artinya masalah ini masih akan lama. Apa yang akan terjadi?

Pertama, biasanya pabrik-pabrik terkait akan melakukan pengetatan di semua sisi. Mulai dari pending pembelian raw material sampai yang paling ekstrim merumahkan para karyawan. Apalagi? Yang jelas semua itu dilakukan untuk menjaga kestabilan dan kelangsungan hidup perusahaan, yang pastinya semua stakeholders terkait.

Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ini. Betapa negara kita memiliki ketergantungan yang tinggi dengan negara lain seperti Thailand. Padahal dari berbagai aspek Indonesia jauh lebih unggul dari Thailand. Mengapa bisa terjadi seperti itu? Banyaklah kejadian di masa lalu yang membuat seperti itu.

Momen ini bisa jadi pemicu kita untuk menangkap peluang besar ini. Bahwa seburuk-buruknya pengelolaan bisnis dan lingkungan di Indonesia, belum pernah separah yang terjadi di Thailand saat ini. Bisakah kita meyakinkan investor soal ini ? Siapa yang harus berperan menindaklanjuti?

Pemerintah, Pengusaha dan Serikat Buruh harus melihat ini sebagai peluang bersama. Sumberdaya kita berlimpah dibanding Thailand dan negara-negara lainnya. Dan masih cukup banyak alasan lainnya untuk memindahkan produksi komponen-komponen inti itu dari Thailand (dan negara-negara lainnya) ke Indonesia. Dan yang terpenting, jangan sampai kehilangan momen ini !

Terakhir, semoga saja badai ini cepat berlalu hingga tidak sampai mengganggu roda ekonomi perusahaan, para karyawan, lingkungan masyarakat sekitar dan Indonesia secara umum.
Buat yang terkena dampak, ini juga peluang kok untuk menaikkan kompetensi kita sambil mencari peluang-peluang lainnya.
Tetap semangat, Kawan-kawan!!

Read More..
28 October 2011 | 19 comments | Sibaho Way

Terimakasih Facebook !

Hape di tangan berdenting menandakan ada notifikasi dari Facebook. Setelah buka ternyata ada permintaan konfirmasi Friend Request dari seseorang dan dia adalah teman semasa SMP dulu. Wow !

Ini yang kesekian Facebook mempertemukan saya dengan teman-teman lama. Yang terakhir ini, ternyata kami berada dalam satu wilayah kerja.

Saya kembali mengagumi betapa hebatnya visi Mark Z ketika dulu membangun Facebook. Saya kira ini yang menjadikan Facebook masih yang terdepan dalam hal social networking: Visi !

Ini juga yang membuat saya mengerti letak kegagalan Google+ : mencoba mengalahkan Facebook ! Facebook lebih memiliki roh, bukan sekedar gemerlap aksesoris dengan banyak keunggulan.
Facebook lebih memahami kebutuhan penggunanya daripada keinginan penggunanya.

Dan saya masih menunggu Facebook menghadirkan teman-teman lama saya yang lain, teman SD, SMP dan lainnya. Terimakasih Facebook !

Read More..
27 October 2011 | 4 comments | Sibaho Way

Sibaho oh Sibaho

  • Nama : Sibaho
  • Tagline : Berbagi Pengalaman
  • Jenis : Tematik Te(ntunya) mat(re) (d)ik(it)
  • Lahir : Desember 2007
  • Tulisan I : 5 Januari 2009 Nih dia.... 
  • Jumlah tulisan : 255 (termasuk tulisan ini)
  • Jumlah komentar : 9.227 (akan menjadi 10.227 jika di tulisan ini ada 1.000 komentar :D) Eh...ini juga termasuk komentar para spammer ya :(
SELAMAT KEPADA PARA BLOGGER INDONESIA

Read More..
01 October 2011 | 30 comments | Sibaho Way

Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang

Ada kalimat populer dari manusia pilihan : Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang ! Inilah kalimat yang banyak diterapkan di dunia industri terutama dalam pengelolaan inventori. Jika 'lapar' kita analogikan sebagai kondisi minimum dan 'kenyang' sebagai maksimum, maka inventori yang ada di antara batas minimum dan maksimum adalah level terbaik. Sehingga 'makanlah sebelum lapar' dapat diartikan adalah perintah untuk mengisi kembali stok/inventori yang hampir minim dan 'berhentilah sebelum kenyang' berarti stop mengisi stok sebelum mencapai tingkat maksimum. Mengapa bisa mencapai titik maksimum ? Tentu karena tidak adanya pengeluaran stok atau kalau dikaitkan dengan masalah makan tadi, kalau tidak ada aktivitas yang menguras energi, berarti kita tidak perlu mengisi perut dengan makanan. Pantesan kalau mau tidur dianjurkan jangan makan hehehe....

Read More..
25 September 2011 | 25 comments | Sibaho Way

Cerita Pohon Jambu dan Pohon Mangga

Tadi siang habis memetik buah jambu satu gerombol di depan rumah. Anakku yang memetik sekalian berlatih memanjat pohon. Jambunya manis, warnanya merah. Buahnya memang tidak banyak dibanding pohon jambu sebelah milik tetangga. Tapi aku bangga dengan pohon jambu di halaman rumahku ini. Mengapa?
Sejujurnya dulu ketika Aku menanamnya Aku tidak mengharapkan buahnya. Aku dulu ingin agar halaman rumahku hijau, asri dan teduh. Maka kutanamlah pohon jambu dan mangga. Alhasil sekarang sangat teduh, cocok buat santai sambil leyeh-leyeh tiduran di bale2 bambu yang kutaruh di bawah pohon jambu. Dan kami sekeluarga masih dihadiahi buahnya oleh pohon jambu dan mangga. Mereka baik banget kan...

Sepasang burung pun pernah bersarang 2 kali di pohon jambu dan sekali di pohon mangga. Bahkan Tawon pun pernah bersarang di pohon jambu. Buatku, mereka menambah semarak suasana. Sayang, mertuaku yang phobia serangga memusnahkan rumah mereka :(

Betapa bahagianya bisa menjadi seperti pohon jambu dan mangga, membawa keteduhan dan kedamaian bagi mahluk sekitarnya.
Fakta menarik lainnya, pohon jambu dan mangga ini tidak pernah saling bersaing. Malah mereka selalu berbuah hampir dalam waktu yang bersamaan. Artinya, buat Kami sekeluarga: waktunya Rujakan :D

Sudahkah kita saling mendukung satu sama lain: saudara, teman, rekan kerja, tetangga? Yuk mulai dari sekarang.

Read More..

Supporting Websites