05 May 2010 | 29 comments | Sibaho Way

Ndang Balio Sri

Ini kisah fiktif di sebuah negeri dimana penduduknya rata-rata mengidap amnesia. Gampang marah-marah tapi mudah pula lupa. Dimana pendidikan hanya diukur dari ijazah bukan perilaku sahaja. Dimana orang kaya bukannya berderma malah menilep jatah kaum papa.

Terdengarlah kabar akan dipinangnya si putri cantik oleh pangeran seberang. Padahal para pendekar negeri dari berbagai aliran sudah cakar-cakaran beradu contong untuk bisa melumpuhkan hati sang putri. Tak disangka sang putri malah pergi ke lain hati.

Sang raja, ayahanda sang putri yang berbadan sehat, hanya bisa merestui walau hati berat. Namun, daripada sang putri jatuh ke tangan para pendekar aliran putih berhati jahat, lebih baik dijauhkan sejenak sampai masa melewati 2012 kiamat, bila perlu sampai 2014 dengan selamat.

Dua tahun telah lewat, konon sang raja setiap hari menyanyikan nada menyayat, lagu kenangan sang putri: Sri Minggat !

Sri
Opo Kowe Lali
Janjine Sehidup Semati
Aku Ora Nyono Kowe Arep Lungo
Loro Atiku, Atiku Loro

Ndang Balio Sri
Ndang Balio
aku Loro Mikir Kowe Ono Ngendi
Tego Temen Kowe Minggat Ninggal Aku


Note:
Entry ini dibuat disela acara saru-saruan dengan para plurker edan yang sudah meracuni saya hingga ketagihan :))

Related Post



29comments:

Post a Comment

Berkomentar yang wajar ya kawan :)

Supporting Websites