18 September 2009 | 12 comments | Sibaho Way

Ramai di kesepian

Lebaran tahun ini akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Juga berbeda dari kebanyakan orang. Jika tetangga dan teman-teman beramai-ramai mudik ke kampung halaman, kali ini yang terjadi kebalikannya. Kedua mertua, kakak ipar dan bulik sekeluarga akan berlebaran di rumah kami. Pasti ramai. Ramai di tengah sepinya komplek. Paradoks ya...

Ya. Inilah repotnya memiliki istri yang bekerja di pelayanan publik seperti rumah sakit. Pabrik bisa libur, kantor bisa tutup, mall bisa istirahat sejenak, tapi yang namanya orang sakit, bagaimana mengaturnya?

Jadilah kita sepakat mengadakan acara Lebaran di rumah mungil nan sederhana di sebuah kota kecil bernama Cikarang. Yang penting bisa bermaaf-maafan dan sejenak istirahat dari rutinitas harian yang demikian ketat.

Oh ya. Buat yang berlebaran di kampung, hati-hati di perjalanan ya. Utamakan keselematan bersama. Selamat berlebaran bersama keluarga. Bagaimana pun cara merayakannya, semoga tidak mengurangi makna Idul Fitri itu sendiri.

Selamat Sore, Bahoomian!! Salam hangat Sibaho buat Anda sekeluarga.

Related Post



12comments:

Post a Comment

Berkomentar yang wajar ya kawan :)

Supporting Websites