26 June 2009 | 36 comments | Sibaho Way

Jangan Berdebat Megawati !

Mengapa Megawati masih nekat mengikuti debat-debatan itu? Apakah 'value'-nya akan menurun jika dia tidak hadir ? Apakah dia akan dianggap pengecut jika tidak ikut? Apakah dia akan didiskualifikasi oleh KPU jika menolak datang? Dan yang paling penting: Apakah value seorang capres bisa direpresentasikan lewat sebuah debat?

Dua kali mengikuti debat, Megawati hampir tidak 'secemerlang' dua kandidat lainnya. Malah jika sedikit hiperbol, bisa dikatakan, dengan jawaban dan pandangan yang disampaikan, sama saja Megawati tidak hadir di situ.

Langkah 'brilian' yang seharusnya segera diambil oleh Megawati adalah menghindari debat-debat seperti itu, sekalipun diselenggarakan oleh KPU. Katakan tidak untuk berdebat lewat media. Teori perang klasik dari negeri Tingkok mengatakan, jika tidak mahir memainkan pedang, jangan mau bertanding pedang. Kalahkan jago pedang lewat pertandingan lain. Ini kalau bicara menang kalah lho.

Saya yakin, pendekatan lewat debat tidak memberikan banyak keuntungan untuk capres seperti Megawati. Strength-nya tidak di situ. Debat itu konsumsi pecandu politik. Rakyat kere lebih suka sinetron dan reality show yang bisa bikin hati berdarah-darah, bisa bikin hati bangga entah karena apa. Debat? Bisa lihat kan, siapa yang paling menikmati debat semalam?

Yang sungguh menggelikan, ketika tadi pagi sebuah pimpinan salah satu media menyimpulkan bahwa jawaban para capres tidak spesifik, tidak to the point, tidak teknis. Saya tercekat. Lho? Ini orang waras apa nggak ya? Capres disuruh bicara teknis dalam waktu 2 menit? Capres disuruh bicara teknis tetek bengek segala? Buat apa?

Kembali ke Megawati. Dia semestinya kembali ke bawah dan memperbanyak menyusun strategi untuk memakmurkan rakyat. Karena kekuatannya di situ. Seandainya pun nanti tidak menang dalam Pilpres, toh strategi itu bisa disampaikan ke Presiden terpilih. Gak apa-apa toh?

Bahoomian, saya bukan jurkam capres Megawati. Saya hanya simpati saja ketika melihat dia menjadi bulan-bulanan oleh pemirsa televisi: wah megawati payah, megawati kelihatan....

Selamat Siang Bahoomian! Salam hangat sibaho menemani Anda sekeluarga menikmati akhir pekan nanti.

Related Post



36comments:

Post a Comment

Berkomentar yang wajar ya kawan :)

Supporting Websites