18 October 2009 | 22 comments | Sibaho Way

2 Kementerian baru yang mestinya dibentuk oleh SBY Boediono

Hal positif dari telapak kaki yang keseleo adalah bisa seharian rehat di depan tivi sambil mengikuti perkembangan audisi para calon menteri. Warna-warni kombinasi muka lama baru, profesional politisi sungguh memperlihatkan usaha SBY Boediono menciptakan pemerintahan yang kondusif. Cukup beralasan mengingat ini periode terakhir bagi SBY memimpin negeri ini.

Namun ada 2 kementerian baru yang mestinya dibentuk oleh SBY Boediono. Pertama, Kementerian Pengangguran. Tidak usah sinis, ini serius! Kementerian Pengangguran perlu dibentuk. Gunanya ya untuk mengurusi pengangguran di negeri ini yang semakin tahun semakin membludak. Menteri Tenaga Kerja? Dari namanya saja sudah jelas kok cuma mengurusi tenaga kerja. Pengangguran tidak masuk dalam wacana mereka. Ini fakta!

Lalu seberapa urgensinya Kementerian Pengangguran? Top Urgent! Setiap tahun negeri ini mencetak ribuan bahkan ratusan ribu ijazah bagi pengangguran berpendidikan. Belum yang menganggur karena ketidakmampuan mengecap pendidikan. Apa ini tidak menjadi indikator tingkat urgensi pembentukan Kementerian Pengangguran. Satu lagi, untuk menjadi Menteri Pengangguran harus punya pengalaman menganggur minimal 5 tahun, biar memiliki 'sense of pengangguran'. Berminat?

Kedua, Kementerian Improvement. Ini sangat penting juga. Tentu Anda juga bosan dengan kinerja pemerintahan katakan mulai dari tingkat Kelurahan hingga ke atas-atas, yang sangat-sangat tidak bisa memuaskan pelanggan (baca:rakyat). Anda juga tentu sangat jengah melihat kantor-kantor pemerintahan yang dipenuhi oleh pegawai-pegawai yang seharian kerjanya tidak jelas (syukur tidak berkeliaran di Mal). Dan Anda juga pasti sudah muak mendengar laporan para pengusaha yang mengeluhkan dahsyatnya premanisme berdasi di negeri ini.

Ya. Tugas Kementerian Improvement adalah mengembangkan suatu sistem yang lebih baik secara berkesinambungan, bagi semua departemen terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Kementerian ini juga harus menghitung kebutuhan pegawai yang sebenarnya, sehingga mampu produktif melayani publik dengan baik. Tugas lainnya, menjadi 'polisi' yang mengawasi pelaksanaan sistem yang telah diperbaiki itu, agar tidak menyimpang karena kepentingan pribadi atau golongan. Dan masih banyak lagi tugasnya yang lain. Intinya: Improvement! Kalau yang ini, saya pun berminat jadi menterinya :)

Dua Kementerian ini harus langsung di bawah Presiden dan mereka bertanggungjawab langsung kepada Presiden, agar tidak bisa di-intervensi oleh yang lain. Mengapa? Satu, karena pengangguran adalah penyebab langsung dari semua permasalahan di negeri ini. Bahkan masalah terorisme sekalipun! Dua, agar Presiden tidak hanya membaca laporan ABS (Asal Bapak Sumringah) dari para menteri-menteri lainnya.

Selamat Malam, Bahoomian!! Semoga siapapun Menteri pilihan SBY Boediono, dapat menjadi Menteri yang amanah. Salam hangat Sibaho untuk Anda sekeluarga.

Related Post



22comments:

Post a Comment

Berkomentar yang wajar ya kawan :)

Supporting Websites