30 April 2009 | 49 comments | Sibaho Way

Kebetulan yang aneh

Pernah tidak mengalami, dimana kita dan seseorang yang berbeda tempat, memiliki perasaan/pemikiran yang sama pada waktu yang bersamaan?

Fakta 1
Hari Minggu kemarin, temannya istri sekeluarga main ke rumah. Lima belas menit setelah mereka pulang, ketika sedang rapih-rapih istri menemukan sebuah dompet di sofa. Hanya berselang hitungan detik, temannya menelepon menanyakan apakah menemukan dompet yang tertinggal?

Fakta 2
Semalam saya susah tidur. Perasaan tidak enak seperti mengkhawatirkan hal yang tidak jelas. Saya ingat keluarga di kampung. Baru saya mau mengambil handphone, malah berdering. Adik saya menelepon dari kampung menanyakan keadaan kami. Sama, perasaannya juga tidak enak dan khawatir ada apa-apa dengan kami.

Fakta 3
Tadi pagi ketika baru sampai di pabrik, teman mengingatkan mengapa saya tidak memakai ID Card. Ketika menepuk jidat menyadari keteledoran, istri menelepon dan bertanya: ID card ketinggalan ya?

Dan Sabtu kemarin hanya berselang beberapa jam, saya dan bang attayaya memposting cerita yang nyaris sama tentang sepakbola politikus. Apakah ini kebetulan atau memang ada hal lain? Ayo dong yang pernah mengalami hal yang sama, silahkan sharing.

Selamat Sore, Bahoomian! Selamat memulai hari di Bulan Mei esok pagi, salam hangat sibaho masih selalu tersedia untuk Anda sekeluarga.

Read More..
27 April 2009 | 57 comments | Sibaho Way

Avatar Keluarga

Ini dia hasil keisengan setelah mencoba web rekomendasi dari bang attayaya. Dan yang mengasyikkan, dibuat bareng-bareng keluarga Hari Minggu kemarin. Dibuat semirip mungkin. Si kecil Ai memang paling suka rambut ala mohawk. Sedang Ogi bergaya jabrik yang menurutnya anak punk. Biasa, pengaruh televisi. Lho, kok nyalahin tivi :P

Ayabil itu saya dan Mamano itu mantan pacar yang sekarang jadi ibu anak-anak. Kami membiasakan anak-anak memanggil dengan tambahan nama kami di belakang. Selain lebih akrab, juga bisa memudahkan mereka mengingat nama orangtuanya. Ayabil maksudnya Ayah Bill. Sedang Mamano berarti Mama Retno. Dulu terinspirasi ketika masih pacaran, di Mal melihat anak berumur lima tahun terlepas dari orangtuanya. Ketika ditanya nama orangtuanya siapa, gak tau. Duh!

Anda juga ingin bersenang-senang membuat karakter avatar sendiri? Silahkan masuk ke http://www.urfooz.com dan bersenang-senang.

Selamat Malam, Bahoomian! Selamat beristirahat, salam hangat sibaho untuk Anda sekeluarga.

Read More..
26 April 2009 | 42 comments | Sibaho Way

Donor Darah Yuk!

Bersedia membantu sesama? Tenang, tenang. Ini tidak ada hubungannya dengan duit kok. Hanya donor darah!
Tentu jika kondisi tubuh Anda memungkinkan. Sepanjang sehat walafiat sih, mestinya tidak ada masalah. Dan mencari tempat donor darah saya kira juga tidak terlalu sulit. Terutama yang tinggal di perkotaan. Cari saja Palang Merah Indonesia (PMI) terdekat. Ingat, Palang Merah ya, bukan Lampu Merah!

Kenapa sibaho posting mengenai donor darah? Ya. Saya tergerak setelah membaca postingan unidede dan membawa saya pada sebuah artikel di BFL.
Tulisan ini juga saya dedikasikan untuk mengenang seorang ibu yang meninggal karena kehilangan banyak darah dan pada saat yang bersamaan, tidak ada yang bersedia menyumbangkan darah untuknya. Untuk meminta bantuan pada Bank Darah setempat, tidaklah mudah. Birokrasi yang berbelit-belit membuat pertolongan tidak segera ia dapatkan pada saat itu. Ibu ini akhirnya menghembuskan nafas dihadapan kedua anaknya.

Kepergiannyalah yang kemudian meninggalkan spirit yang sangat besar yang menginspirasi lahirnya BFL ini.
Kenyataannya, PMI memang masih sering kehabisan stok darah. Padahal penduduk Indonesia sangat banyak dan terkenal mudah naik darah.

Cerita yang sama pernah terjadi 9 tahun lalu ketika istri saya operasi tulang belakang. Walau golongan darahnya O, ternyata tidak menjamin stok ada. Terpaksa harus menggelandang beberapa keluarga ke PMI Kramat, Jakarta Pusat untuk donor, termasuk saya. Akhirnya ketahuan kalau golongan darah saya B+. Dan ketahuan juga, ternyata darah salah satu keluarga yang menjadi donor mengandung zat narkoba. Nah lho!

Ketika sedang menunggu urusan adminsitrasi, seorang lelaki setengah baya mendekati. Dia sekilas melihat kartu donor saya. Ternyata istrinya sedang terbaring di rumah sakit di daerah Pluit dan sedang mencari darah persis dengan golongan darah saya. Kata pihak PMI stok kosong. Lha, barusan darah saya dikemanain? Kata pihak PMI lagi, sudah dialokasikan untuk orang yang masuk daftar tunggu.

Intinya, jika ingin membantu sesama tanpa harus mengeluarkan duit, atau takut duit yang disumbangkan disalahgunakan, ya donor darah saja. Pasti tersalurkan dengan benar sebagaimana mestinya. Sampai sekarang sih belum pernah dengar masalah mafia perdarahan, halah, ngaco bahasanya!

Dan bersyukurlah, karena sampai sekarang tubuh kita masih mampu memproduksi sel darah merah dengan baik. Mengapa tidak dibuat berguna?

Sebagai penutup tentang posting berdarah-darah ini, akan saya ceritakan ulang sebuah cerita lucu tentang darah. (Tik, tolong bantuin cerita dong..)

Alkisah-gak ada hubungan sama band Elkasih atau Aura Kasih ya, suatu malam ada 3 vampire sedang kontes: lomba banyak dan lomba cepat mendapatkan darah. Mereka berada di lantai 5 sebuah gedung tua.

Giliran pertama Vampire Swedia. Dia segera terbang melayang di kegelapan. Dua puluh menit kemudian muncul. Giginya penuh darah. Diujung mulutnya masih tersisa ceceran darah. Dua temannya bertepuk tangan.
Vampire Jepang: wah, keren man. menghisap darah dimana?
Vampire Swedia: lo liat gak rumah yang diujung sana? Seisi rumah gue embat darahnya!

Giliran Vampire Jepang. Dia pun segera terbang di kegelapan. Lima belas menit kemudian dia kembali. Mulutnya penuh belepotan darah. Kedua temannya, Vampire Swedia dan Vampire Indonesia berdecak kagum.
Vampire Indonesia: ngisap darah dimana, bro?
Vampire Jepang: lo berdua liat gak hotel di ujung sana? Seisi hotel gue isep habis, sampe tikus-tikusnya!

Giliran Vampire Indonesia. Dia pun segera melayang menuju kegelapan. Pake salto dulu malah, norak kan? Lima menit kemudian dia udah nongol. Mukanya penuh belepotan darah. Kedua temannya berseru takjub.
Vampire Swedia dan Jepang (kompak): wow, amazing! ceritain mas, dapat darah dimana sebanyak dan secepat itu?
Vampire Indonesia: lo liat gak tower listrik di dekat hotel itu?
Vampire Swedia dan Jepang : iya liat, kenapa?
Vampire Indonesia : gue kagak liat!
Selamat Sore, Bahoomian! Selamat bekerja esok hari dan salam sibaho selalu menyertai Anda sekeluarga.

Read More..
25 April 2009 | 32 comments | Sibaho Way

Politikus harus belajar bermain bola

Apa yang terjadi jika pertandingan sepakbola tanpa penonton? Gak berguna! Pemain sepakbola, selain untuk kepentingan klub, mereka juga harus memberikan suguhan yang menarik bagi penonton. Bukankah karena penonton pihak sponsor mau mengucurkan dana buat klub mereka?

Apa yang terjadi jika fair play ditinggalkan? Jika pemain atau official, akan disoraki penonton dan bisa-bisa diberi kartu oleh wasit. Jika klub, bisa diberi sanksi oleh assosiasi malah.
Apa yang terjadi ketika keputusan wasit dirasa tidak adil? Ya diterima dengan legowo. Toh mekanisme penyelesaiannya ada. Tinggal dijalani. Bukannya malah memprovokasi untuk rusuh atau menolak melanjutkan pertandingan. Itu tidak jantan namanya.

Apa yang terjadi jika wasit malah ikut bermain? Itu tandanya kredibilitas liga yang bersangkutan layak dipertanyakan.

Apa yang terjadi ketika di akhir pertandingan kalah? Oo, itu bukan akhir dari segalanya. Ya evaluasi ulang. Lakukan perbaikan di semua sisi. Strateginya, pemainnya, pelatihnya bahkan supporternya. Bukan mencari-cari kambing hitam penyebab kekalahan.
Bahasa yang keliru, mengartikan black sheep (domba hitam) sebagai kambing hitam.
Silahkan buat strategi jitu. Silahkan membeli pemain dan pelatih baru. Asal jangan buat konspirasi untuk menipu penonton.

Dan yang paling penting: Jangan pernah meninggalkan penonton! Karena penonton yang membuat seorang pemain bisa menjadi pemain terbaik bahkan termahal.

Kesimpulan: Rakyat sedang dicueki oleh para politikus. Mereka sedang asyik melakukan transaksi, jual beli pemain dan pelatih, menyusun strategi konspirasi seperti kasus Juventus di Serie A.
Penonton? Kembali bekerja sajalah!

Selamat Malam, Bahoomian! Salam hangat sibaho buat Anda sekeluarga.

Read More..
24 April 2009 | 46 comments | Sibaho Way

Sang waktu yang tidak pernah peduli

Ketika sholat jum'at di pabrik, seorang teman sesama Jamaah Telatiyah (maksudnya jamaah yang sering telat) bisik-bisik ke sebelahnya.
"Saya paling senang sholat jum'at di pabrik"
"O ya? kok bisa?"
Saya agak mencondongkan kepala agar bisa mendengar lebih jelas karena bersaing dengan suara khotib yang sedang khotbah. Ya, nguping!

Teman saya menjawab lagi dengan berbisik. Suaranya makin pelan.
"Soalnya kalo sholat jum'at di pabrik, itu tandanya besok libur"
Gedubrak! Yang dibisiki menutup mulut menahan tawa. Saya cuma senyum kecut. Setan alas! Siang bolong berani-beraninya nyamperin orang sholat. Jangan-jangan teman saya itu setan berwajah manusia, hiiiiiii...

Bahoomian,
Waktu terasa sangat cepat berlalu. Perasaan kemarin baru Senin. Senin review mingguan. Selasa review harian dengan bagian terkait. Rabu review harian lagi, habis audit 5S terus ke pabrik customer melihat mesin. Kamis kemarin review harian, lalu mengerjakan tugas yang tertunda. Dan sekarang sudah Jum'at. Melanjutkan pekerjaan Kamis diselingi meeting. Proposal Konvensi Improvement belum juga rampung. Padahal Senin sudah harus submit ke pimpinan.
Sabtu Minggu libur. Senin masuk lagi. Review mingguan lagi. Selasa di-assess sama corporate buat jadi assessor (doakan lulus ya). Rabu Kamis mempersiapkan review Bulan April. Jum'atan lagi, dan seterusnya. Benar-benar tak ada kompromi.

Bagaimana dengan harimu sobat? Mengalami hal yang sama seperti saya, sibaho manusia pabrik? Semoga harimu lebih baik.

Selamat Sore, Bahoomian! Selamat berakhir pekan dengan orang tercinta Anda, bersama salam hangat dari sibaho.

update: judul diedit. kata peduli tadinya perduli. koreksi dari chuanx. thanks bro :)

Read More..
23 April 2009 | 32 comments | Sibaho Way

Blogger Cikarang, are you ready to contribute?

Sudah siapkah Blogger Cikarang untuk menghadapi kemajuan Kota Cikarang? Tidak diragukan lagi, sebentar lagi Cikarang akan segera tumbuh menjadi metropolis baru di pinggiran Jakarta. Bekasi (kota) mungkin akan terhimpit.

Ada yang belum tahu Cikarang? Cikarang itu kota urban yang penuh dengan industri manufaktur. Ada banyak kawasan Industri. Sebut saja Jababeka I dan II (kabarnya III akan segera menyusul), EJIP, Delta Silicon I dan II, Lippo, Hyundai dan tetangga MM2100. Kebayang kan bagaimana sibuknya Kota Cikarang yang selalu berdenyut selama 24 jam. Cikarang juga menjadi kota tujuan para pencari kerja.

Sebagaimana kota urban, pasti akan membawa banyak manusia untuk tinggal. Ada yang permanen ada juga yang temporer. Banyak perumahan, mulai dari kelas sederhana sampai kelas mewah. Ada juga kontrakan kumuh hingga hotel berbintang. Tinggal pilih.

Bisa dikatakan, Jababeka yang paling gencar melakukan pembangunan infrastruktur, baik properti manufaktur maupun non manufaktur. Masuk saja ke situs resmi mereka. Ada perumahan mewah, Golf, Entertainment, Outing dan yang teranyar, bakal ada Medical City.

Medical City will house the world-class healthcare facilities, research centers, and educational institutes needed to push Indonesia’s quality of medicine and technology to the next level. At the same time, it will provide its residents with a safe, comfortable, and healthy living environment surrounding by natural beauty and modern amenities.
Dan yang cukup spektakuler, Indonesia Movieland. Proyek yang konon bakal menghabiskan dana 3,6 Triliun ini akan menjadi Hollywood-nya Indonesia. Alamaaak, Cikarang bakalan kebanjiran artis!

Proyek istimewa ini akan merangkum fasilitas-fasilitas yang mendukung berlangsungnya kegiatan produksi, pasca produksi dan apreasiasi film dan televisi seperti studio dengan ukuran yang bervariasi sebagai tempat syuting, TV Station, President Film Academy, museum dan laboratorium film, pusat kebudayaan, gedung serba guna (convention hall). Yang paling utama, terdapat lokasi syuting dengan sejumlah replika yang sangat dibutuhkan kalangan perfilman dan pertelevisian. Akan disediakan mobil-mobil kuno, jalan-jalan legendaris di dalam dan luar negeri, dan rumah-rumah yang dibangun seperti tahun 50-an, atau bahkan hutan buatan.
Ada lagi, Stasiun Lemah Abang pun akan menjadi stasiun besar yang pembangunannya diperkirakan mulai 2012 (xixixixi, jadi inget ramalan emak loreng, ampyuun...). Belum lagi Tol JORR yang akan menambah akses ke Cikarang dari arah Jakarta.

Yang mengkhawatirkan justru tugas pemerintah sendiri. Tata kota yang masih amburadul, jalanan yang belum ada penambahan, drainase, penataan lalu lintas dan masih banyak lagi. Tiga tahun ke depan Cikarang sudah akan merasakan macet, jika tidak cepat-cepat dibenahi.

Kurangnya lembaga pendidikan perguruan tinggi juga terasa. Saat ini baru hanya ada President University, ATMI Cikarang, ITB Deltamas, AMIK Cikarang, LP3I, apa lagi? Untuk tingkat atas sudah lumayan banyak. Mulai dari negeri, swasta sekelas Al Azhar, Don Bosco, Penabur, Pelita Harapan, SMU Presiden hingga boarding school juga ada.

Bagaimana dengan Blogger Cikarang? Relatif yang muncul ke permukaan masih sedikit dan ini yang menarik: rata-rata sudah berumur. :D
Tapi mereka kelas berat semua lho, tipe pengusaha! Ada Pak Eko, Amril T (beliau ini salah satu blogger yang ketemu JK lho), Mada S, Wisnu, Afrizal, G. Sujatmiko, Nurcahyo, Lielie, Mas Gun, Febri Harsanto, Chairunas, Chokichim, Yani Pitono, Yudi Borneo, Saparjan, Imron M dan lain-lain. Saking sibuknya, banyak yang jarang update posting.

Blogger Cikarang siap berkontribusi? Ayo!

Selamat Sore, Bahoomian! Salam hangat sibaho untuk Anda sekeluarga.

Read More..
22 April 2009 | 36 comments | Sibaho Way

Perubahan harus terjadi

Perubahan. Perubahan harus terjadi. Sekecil apapun. Dan blog ini pun harus melakukan perubahan. Apa yang berubah? Tidak terlalu mendasar sebenarnya. Tapi saya anggap hal itu penting, karena akan menentukan langkah blog ini ke depan (kok serius-nya jadi berat begini yak? pegang jidat, gak panas kok).

Pertama, ijinkan saya merubah judul blog ini dari |sibaho| yang tak pernah padam menjadi sibaho way : cara pandang blog dalam kehidupan. Terinspirasi dari komentar-komentar pada postingan Implementasi Toyota Production System di Blog kemarin. Terus maksudnya? Maksudnya tidak apa-apa kok, hanya I do it my way saja :D

Tagline pun ikut berubah tentunya. Dari Improvement and Motivation Through Blog and Writing (iki maksute opo sih) menjadi Blog dalam kehidupan sehari-hari. Lho, kok makin katrok tagline-nya? Biarin lah. Nanti kalau gak sreg, yang tinggal rubah lagi. Beres kan? Paling tidak tagline sedikit agak nyambung dengan konten.

Bahoomian? Ya. Mulai sekarang, Anda para pelanggan tulisan dari blog ini saya sebut dengan bahoomian. Boleh dong sedikit narsis sok jadi artis :D Blog bahoomian yang sudah saya buat, sementara masih diisi dengan artikel PLR tentang gaya hidup sehat. Ya, hitung-hitung menurunkan alexa dan syukur-syukur dapat hadiah pagerank. Kelak akan dikelola dan yang pasti ada hubungannya dengan Anda, bahoomian.

Mau jadi bahoomian? Gampang! Tinggal klik tombol Ikuti pada widget Google Friend Connect di samping. Atau bisa juga dengan memasukkan email di form di bawah posting ini. Via social bookmarking juga oke. Ada Twitter, Technorati, BlogCatalog dan lain-lain. Mau lewat sindikasi (RSS Feed) juga bisa. Silahkan, tinggal pilih.

Konten. Konten sebenarnya tidak berubah. Hanya akan lebih fokus pada cara memandang kehidupan dengan pola pikir blog. Kok repot-repot amat sih? Kehidupan ya kehidupan, blog ya blog. Benar. Yang tidak dapat dipungkiri, ternyata blog sudah menjadi bagian dari hidup buat banyak orang. Ayo, ngaku gak?
Soal konten ini, sebenarnya masih tetap dengan misi improvement, perbaikan, motivasi dan diselingi dengan tulisan ringan. Cuma dengan cara yang berbeda (paling tidak menurut saya :D). Soal nanti berubah lagi, itu cerita lain. Namanya juga usaha :))

Apalagi? Theme. Ya, saya masih kesulitan mencari template yang benar-benar friendly dengan semua browser termasuk opera mini. Selain saya masih cinta mati dengan thema yang satu ini tentunya. Tapi tentative lah. Jika bahoomian ada usulan theme yang kira-kira cocok dengan karakter blog ini (halah, sok berkarakter!), saya dengan senang hati akan mempertimbangkan. Sebisa mungkin sudah tersedia read more, form komentar di bawah post, 3 kolom. Sumpah, saya paling malas otak-atik html karena fakir ilmu.

Oke. Segini dulu. Semoga apapun perubahan yang dilakukan dapat membawa perbaikan. Sudahkah Anda berubah hari ini?

Selamat Pagi, Bahoomian! Salam hangat sibaho menemani Anda sekeluarga menjalani hidup hari ini.

Read More..
20 April 2009 | 34 comments | Sibaho Way

Implementasi Toyota Production System di Blog

Jika pernah membaca buku Toyota Way, di salah satu bab dijabarkan tentang Lean Production atau biasa juga disebut Lean Manufacturing. Di kalangan perusahaan manufaktur, biasa dikenal dengan Toyota Production System (TPS). Sekedar info saja, Toyota Production System telah memicu transformasi global industri dunia. Pertanyaannya, bagaimana implementasi Toyota Production System di Blog?

Inti dari Toyota Production System (TPS) adalah menghilangkan pemborosan (dalam bahasa Jepang disebut 'muda') di segala bidang. Sehingga ada istilah 8 setan muda dan biasa disingkat : DOWNTIME (Defect, Over production, Waiting, Not Utilize, Transportation, Inventory, Motion, Extra Process). Apakah itu? Mari kita lihat satu persatu.

Defect. Menurunkan produk cacat adalah salah satu target dari Toyota Production System (TPS). Produk cacat akan menurunkan kredibilitas perusahaan di mata pelanggan. Membuat produk cacat masih di internal perusahaan akan menimbulkan biaya tinggi
Di blog cacat apa yang harus dihindari? Bisa jadi broken link, theme yang error, script widget yang tidak lengkap. Salah ketik atau konten tulisan yang salah juga masuk dalam kategori ini lho. Bisa mengecewakan pengunjung :D
Over production. Produksi melebihi permintaan pelanggan juga merupakan bentuk pemborosan. Menimbulkan bermacam-macam biaya. Biaya persediaan, biaya proses, investasi, dll.
Posting berkali-kali dalam sehari melebihi kebutuhan juga akan menimbulkan biaya. Paling tidak biaya koneksi, listrik, tenaga dan pikiran. Pengecualian untuk mbak cerpenis :D
Waiting. Menunggu akibat antar proses yang tidak seimbang juga pemborosan. Ada waktu yang terbuang. Itu berarti biaya. Solusinya, seimbangkan beban setiap proses dengan menghilangkan bottle neck.
Dalam ngeblog, menunggu mungkin saja terjadi karena loading yang berat. Loading berat salah satunya mungkin karena beban pada salah satu widget atau ads yang bejibun. Menunggu bisa juga menantikan hadiah dari mbah Google :D
Not Utilize. Ini merupakan pemborosan karena penggunaan potensi yang tidak maksimal: kreativitas SDM, mesin tidak terpakai, dll.
Nah, membiarkan pengetahuan dan potensi Anda hanya tersimpan di otak dan tidak dicurahkan dalam bentuk tulisan juga merupakan pemborosan. Siapa tahu malah potensi itu kunci kesuksesan Anda dalam ngeblog.
Transportation. Transfer antar proses juga pemborosan. Dengan layout yang teratur dapat meminimalisir pemborosan ini.
Dalam ngeblog apa ya? Mungkin jika Anda sering bolak-balik ke warnet naik angkot atau ojek, bisa jadi akan menimbulkan pemborosan transportation juga :D
Inventory. Persediaan (bahan baku, barang jadi, barang dalam proses) yang berlebih akan menimbulkan biaya penyimpanan tinggi dan potensi menimbulkan defect. Ini masalah.
Periksalah inventory blog Anda. Widget, Link, Image, Draft tulisan, Ads, Reading list. Ingat, terlalu banyak item yang tidak dibutuhkan bisa membuat loading lebih berat.
Motion. Terlalu banyak gerakan akan membuat orang cepat kelelahan. Ini pemborosan juga. Perlu dibuat gerakan yang mengadopsi ergonomi sehingga bisa lebih nyaman.
Blog juga perlu dibuat senyaman mungkin, sehingga orang tidak perlu membuat gerakan-gerakan yang tidak perlu ketika mengakses atau membaca tulisan kita. Jadi buatlah huruf dengan tegak lurus. Pasang gambar dengan benar, jangan terbalik. Bagaimana dengan read more?
Extra Process. Adanya proses-proses tambahan yang tidak memberikan nilai tambah pada produk akan menimbulkan biaya. Ini pemborosan namanya.
Dalam ngeblog sepertinya ada. Captcha! Walau bisa menghindarkan dari spammer, tetap saja membuat pekerjaan tambahan buat komentator. Iya gak?
Ya. Bagi seorang karyawan pabrik seperti saya, sistem produksi pun sepertinya bisa diimplementasikan dengan aktivitas blog. Bagaimana dengan Anda? Silahkan sharing!

Selamat Malam, Blogger! Salam hangat sibaho buat Anda dan Kartini-Kartini Anda di rumah.

Read More..
17 April 2009 | 47 comments | Sibaho Way

Buat penerima Award, baca ini!

Apa yang diharapkan si pemberi award? Simpel. Award-nya diterima dengan baik dan senang hati. Sakit ditolak saat meminta, lebih sakit ditolak saat memberi (halah, mulai deh gaya kompor mleduk) :)
Tapi, serius, pernah kita terpikir mengapa nama kita yang disebutkan sebagai penerima award? Oke, sepakat: pasti ada alasan khusus! Terlepas dari apapun alasannya. Dan kita harus hargai itu.

Menerima, menolak atau bahkan mendiamkan (tadinya mau tulis mencuekin, tapi terdengar aneh) award murni hak prerogatif kita. Tidak ada keharusan mesti bagaimana. Cuma, secara etika kepatutan (alamaaaaak...bahasanya) sungguh tidak pantas menolak pemberian orang. Bukankah sakit ditolak saat meminta, lebih sakit ditolak saat....(sudah baho...tadi di atas sudah disebut!) :P

Pernahkah terpikir bagaimana perjalanan sebuah award sampai ke tangan kita? Oke, saya ambil contoh award yang saya dapat dari Elly the New Soul. Elly sendiri mendapatkannya dari Fanda, seorang yang mengaku Bookaholic. Kalau di traceback lagi, Fanda mendapatkan award tersebut dari Uke si anak boncel yang mempunyai 2 bisnis online. Darimana Uke mendapatkannya? Dari Mbak Reni yang punya putri cantik dan dipanggil Sasha. Tarik mundur lagi, Mbak Reni mendapat award tersebut dari Laisya yang habis liburan. Laisya dapat dari..... begitu seterusnya. Rame kan? Dan itu baru 5 lapis vertikal di atas saya.

Jadi betapa panjang perjalanan award itu hingga diberikan ke kita. Dan akankah award itu akan mati hanya karena keegoan kita yang menganggapnya remeh dan tak bernilai? (tangan sambil mengepal ke atas, gaya kampanye caleg gagal yang sedang stress) :D

Apa inti dari tulisan ini? Hargailah award yang telah diberikan oleh orang lain. Ya mohon maaf, kalau di awal tulisan tadi agak membakar-bakar agar nama-nama yang akan saya lempar award berikut merasa berdosa jika tidak mengambil hahahaha....
Ya. Ini dia award yang saya terima dari Elly.



And the award goes to:
1. Itikbali, gaya menulisnya yang berkarakter (halah om, lha nulis pake karakter dong, masak spasi doang) sangat enak dinikmati :D btw, award yang pertama aja belum diambil ya :(
2. Advintro, yang rajin menulis kesehariannya dalam bekerja. Senasib kita bro.... (hehehe... elu kalee baho, gue nggak)
3. Teh Yayan, yang sangat asyik bernostalgia dengan musik 80-90an. Kapan mengulas Iron Maiden teh?
4. Bapak-bapak sebagai berikut: Eshape, Attayaya, Taufik Asmara, Sawali, Marsudiyanto. Untuk kalian ada keringanan (pembaca bersorak huuuu...): tidak harus mengambil award ini. Yang pasti, kalian sangat menginspirasi :)

Oke cukup. Dan rules-nya (ingat, rules dibuat untuk dilanggar) sebagai berikut:

1.Letakkan logo di blog anda.
2.Berikan kembali kepada 10 blog yang anda anggap paling inspiratif dan sangat friendly.
3.Pastikan untuk selalu menghubungkan penghargaan ini dengan blog yang anda anggap paling memberikan inspirasi dan friendly dari tempat anda.
4.Berikan komentar pada blog mereka agar mereka mengetahui bahwa mereka telah mendapatkan hadiah award dari anda.
5.Berbagi cinta dan sayang untuk penghargaan ini, dari siapa anda mendapatkan anugerah ini.


Selamat Malam, Blogger! Selamat berakhir pekan, salam hangat sibaho sudah menumpuk buat Anda sekeluarga.

Read More..
15 April 2009 | 60 comments | Sibaho Way

Mengapa ngeblog itu asyik?

Kemarin sempat menjamur pe-er bertajuk kenapa suka ngeblog. Hal yang sama sebenarnya sudah sangat sering ditanyakan teman maupun keluarga, terutama istri. Paling banter dijawab: kenapa tidak? Sebagian besar blogger pasti menjawab: ngeblog itu asyik. Ya, pertanyaan selanjutnya, mengapa ngeblog itu asyik?

Begini. Setiap blogger pasti punya keinginan menjadi seorang blogger yang sukses. Paling tidak, ketika mereka publish sebuah tulisan, tidak ada dalam pikiran mereka: semoga tidak ada yang membaca tulisan ini! Aneh itu namanya. Kita bisa saja tidak tertarik dengan monetisasi blog atau menjadi blogger terkenal. Yang jelas, kita pasti ingin orang mengetahui apa yang kita sampaikan lewat sebuah tulisan.

Nah, dari situ biasanya awal timbul keinginan untuk menjadi seorang blogger sukses. Lalu muncul pertanyaan: apakah tidak terlihat bodoh, ingin sukses sementara kemungkinannya sangat kecil di tengah ketatnya kompetisi? Tentunya selain biaya yang cukup tinggi. Biaya bukan berarti hanya uang. Bisa juga waktu dan energi yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas ngeblog.
Jika dirumuskan secara matematis akan terlihat seperti ini:

U=p(B) – C

Agar terlihat familiar bagi yang kurang suka matematika seperti saya, maka rumus di atas kurang lebih maksudnya sebagai berikut:

U (utility) adalah nilai ekonomi ngeblog atau dalam hal ini kita sebut sebagai 'keinginan untuk sukses'.
p (probability) adalah kemungkinan sukses
B (benefit) adalah manfaat ngeblog (uang, traffic, dll)
C (cost) adalah biaya ngeblog (uang, waktu dan energi)

Jika rumus itu dijalankan, maka akan terlihat bahwa, kemungkinan sukses (p) yang kecil dikalikan dengan manfaat ngeblog (B) yang besar sekalipun, akan menurunkan nilai manfaat ngeblog itu sendiri. Belum lagi kemudian dikurangi dengan biaya ngeblog (c). Yang ada malah menghasilkan nilai negatif. Dan nilai negatif ini tentu akan menghentikan orang untuk memulai ataupun melanjutkan aktivitas ngeblog.

Secara matematis begitu. Tapi ribuan blogger di jagat maya ini tentu tidak terlalu bodoh membuang-buang waktu dengan ngeblog, untuk sesuatu hal yang tidak ada manfaatnya. Ternyata dari persamaan/rumus di atas, ada elemen penting yang terlupakan yaitu variabel D (difference).

D (difference) adalah perbedaan potensi kesuksesan kita dengan orang lain. Perbedaan itu muncul dari konsep bagaimana kita tampil beda dalam kompetisi dengan blogger lain. Bisa jadi perbedaan itu dari sisi bakat, format, disiplin atau berbagai faktor lain. D adalah alasan mengapa kita dapat sukses. Variabel D buat saya adalah motivasi dan improvement. Buat sebagian yang lain bisa juga persfektif yang unik, ide-ide yang inovatif, kemampuan mendesain blog, kemampuan menulis yang baik dan lain-lain.

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengingatkan agar tetap fokus pada variabel D kita. Memang banyak manfaat dari aktivitas ngeblog, namun beberapa diantaranya harus dapat menjaga keyakinan kita untuk sukses. Jika Anda sedang ngeblog hari ini, pikirkan apa variabel D yang Anda punya. Itulah alasan mengapa Anda ngeblog sampai sekarang. Selalu mengingat Variabel D kita yang unik akan memotivasi kita dan menjadikan kita selangkah lebih maju.

Menjadi sukses memang sulit. Tetapi kita sudah terlanjur memulai proses. Karena kita percaya kita memiliki sesuatu yang berguna bagi orang lain. Tidak perduli seberapa besar biayanya, kita akan menemukan kesuksesan dalam ngeblog dengan mengingat faktor yang paling penting tadi: perbedaan antara kita dengan yang lain.
Sehingga persamaannya akan berubah menjadi :

U=p(B) – C + D

Jika tulisan ini Anda anggap keren, ya terang saja karena saya hanya sadur sekenanya dari Dailyblogtips. Tapi jika Anda menganggap tulisan ini jelek, sumpah! Tulisan ini aslinya keren kok. Menjadi jelek karena kengawuran saya dalam menerjemahkan buah karya Seth Waite ini. Ya maaf... :D

Selamat Malam, Blogger! Senang rasanya bisa kembali ngeblog seiring salam hangat sibaho untuk Anda sekeluarga.

Read More..
10 April 2009 | 67 comments | Sibaho Way

Kuliner Sehat Politikus


Kegiatan contreng mencontreng legislatif sudah berakhir. Dan malaikat pun sudah tahu siapa yang jadi juaranya. Sekarang waktunya lucu-lucuan menjelang pemilihan presiden secara langsung. Sibaho mengadakan polling untuk mengetahui menu sehat para blogger. Sebagai bahan pertimbangan, dibawah ini akan diulas secara singkat satu persatu.

A. Es Beye
Rasanya menyegarkan apalagi di siang yang terik. Penampilannya menggugah selera. indah seperti ada pelangi, didominasi warna biru, sedikit polesan merah dan putih. Konon kabarnya berkhasiat menurunkan kadar minyak/kolesterol atau lemak jahat dari tubuh, 3 kali lebih baik malah dari obat pembakar lemak terkenal. Kemarin-kemarin dijual paket bersama sebuah menu sup-supan. Tapi sekarang sudah dijual terpisah. Pernah juga hanya sebagai pelengkap di sebuah restoran Mie dan Jus. Tapi itu dulu. Es ini hingga sekarang masih memimpin sebagai menu favorit.

B. Mie Gawati
Mie yang satu ini selalu beriklan di setiap media sebagai makanan rakyat kecil, bahkan dengan berani mendeklarasikan diri sebagai lambang keprihatinan wong cilik (baca: cilek). Menyantap Mie yang satu ini kita harus banyak diam. Rasanya pedas bukan main. Seluruh tubuh bisa memerah darah. Bahkan menurut kabar angin, seekor banteng pernah sampai mengeluarkan cairan putih dari mulutnya ketika menyantap Mie Gawati yang tersohor ini. Mie ini konon dibuat berdasarkan bumbu rahasia racikan bapak moyangnya yang suka memakai kopiah dan menenteng tongkat komando. Khasiatnya masih diteliti. Yang pasti memakan Mie ini bisa meningkatkan kadar minyak atau lemak dalam tubuh. Efeknya bisa membuat bete dan mati gaya.

C. Sup Kalla
Sup yang satu ini susah dibedakan, apakah makanan, minuman, menu pembuka atau penutup. Karena kategorinya yang banyak itu, menu yang satu ini terkenal dimana-mana. Ya itu tadi, di kalangan penggemar makanan, penggemar minuman dan seterusnya. Sup dengan kuah warna kuning pekat ini berasal dari daerah Sulawesi Selatan dan di sana menu ini dikenal sebagai makanan kelas berat.
Sup ini di-claim pemiliknya dapat membuat tubuh jadi sehat dan dapat bekerja lebih cepat. Jika petani bisa bekerja lebih cepat, tentu kita bisa ekspor beras, begitu logikanya.
Oh ya, jangan tertawa apalagi jijik. Sepanjang sejarah kuliner, baru kali ini sebuah menu dalam penyajiannya, dihiasi dengan kumis tipis yang lucu.

D. Jus Dur
Yang ini jelas minuman. Konon sangat menyehatkan terutama bagi kalangan TNI Polri, PNS, Etnis Tionghoa dan kaum minoritas lainnya. Katanya, dengan meminum Jus ini, tubuh keluarga TNI Polri dan PNS bisa lebih sehat karena bisa mendapat asupan gizi cukup. Bagi Etnis Tionghoa dan minoritas, mengkonsumsi jus ini, katanya bisa membuat mereka lebih bebas berekspresi dan berorganisasi. Tapi, banyak juga yang tidak menyukai minuman ini karena mereka takut dicap anak TK. Ya, mereka adalah anggota Dewan. Bagi beberapa kalangan ormas Islam, Jus ini diragukan kehalalannya. Tagline terkenal dari iklan Jus ini adalah: Mau sehat? Minum Jus Dur, gitu aja kok repot!

Atau Anda memiliki menu favorit sendiri? Sharing ya :)

Selamat Siang, Blogger! Salam hangat sibaho buat Anda sekeluarga sambil menikmati akhir pekan.

Read More..
09 April 2009 | 25 comments | Sibaho Way

Mencontreng wajah wakil rakyat

Untuk menghindari dosa akibat golput, akhirnya saya berangkat juga ke TPS. Tau kan TPS? Bukan, bukan Tempat Pembuangan Sementara. Itu sampah. TPS yang saya maksud, Tempat Pemungutan Suara. Bersama dua orang anak saya. Lho, istrinya kemana? Hehehe, dia ikut kloter kedua bersama si mbak yang bantu di rumah. Membawa anak, semangatnya ingin memberi pendidikan politik sejak dini. Si kecil yang akan berumur 5 tahun September nanti, malah sudah sangat bernafsu untuk ikut ke TPS sejak saya pulang kerja kemarin. Berikut petikan pembicaraan kami kemarin.

"Yah, besok Ai ikut nyontreng ya..."
"Ya " Saya jawab singkat.
"Emang Ai udah didata sama ayahnya Abel ya Yah?"

Saya hanya tertawa terbahak-bahak. Didata? Darimana pula dia mendapat kata itu. Ayahnya Abel yang dimaksud adalah Pak Waluyo, salah satu penghuni Pos Ronda, yang mewakili RT saya menjadi anggota KPPS. Tau KPPS? Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Dulu saya kira, Ketua Panitia Pemungutan Suara. Sok tau ya... :D

Singkat cerita, saya sampai di TPS, daftar, tunggu dan dipanggil. Dengan sistem dan tempat yang sederhana, tapi dapat berjalan dengan lancar. Saya pun masuk bilik suara. Mendengar kata bilik, saya jadi ingat kalimat 'bilik korban lelaki'-nya Malaysia. Maksudnya adalah ruang bersalin. Entah benar atau hanya sekedar lucu-lucuan, saya tidak yakin.

Nah, di dalam bilik suara kedua anak saya membantu membukakan lipatan kertas suara yang nauzubillah gedenya. Di kertas suara DPD dan DPR saya mencontohkan mereka cara mencontreng. Dan selanjutnya mereka bergantian mencontreng. Masing-masing kebagian satu kertas suara. Dasar anak-anak. Mereka menanyakan mau contreng yang mana. Dan ketika saya tunjuk, malah mereka berdua teriak cukup keras menyebutkan nama partai tersebut. Orang di bilik sebelah, tersenyum melihat ke saya.

Ketika selesai, lipat dan masukkan ke kotak yang tersedia. Pas mencelupkan jari ke tinta, kembali anak-anak saya tidak mau ketinggalan. Ya sudah, clup! Saya dan Abang di jari kelingking kiri, si kecil jari telunjuk kanan.

Ada kejadian lucu dengan tinta di jari kelingking kiri ini, terkait dengan kebiasaan saya (maaf) ngupil. Ketika menonton quick count di salah satu tv swasta, secara tak sadar kelingking kiri saya bergerilya ke lubang hidung. Dan ketika saya tarik untuk melihat upil yang mungkin nyangkut, saya kaget melihat benda hitam besar di ujung jari kelingking. Eh, ternyata cuma warna hitam bekas tinta tadi yang saya kira upil. Sial!

Ceritakan juga kisah contrenganmu sobat!

Selamat Malam, Blogger! Selamat menikmati libur panjang bersama salam hangat dari sibaho.

Read More..
08 April 2009 | 29 comments | Sibaho Way

Makanan enak ala Itik

Akhir Maret kemarin saya mengirim 'bahan makanan' ke Ayu a.k.a Itikbali untuk 'dimasak' dengan bumbu khas ala dia tentunya. Dan kemarin saya dikirimin makanan enak. Good job, girl! Saya ingin berbagi makanan itu dengan sobat blogger semua.
Oke. Tanpa panjang lebar, silahkan dinikmati. Satu lagi: No Offense, just try to think out of the box.

-------------ooOoo-------------

Tersebutlah seorang cewe cantik bernama Maharani Sukrawati Permatahati Puji Lestari Binti Similikiti (busyettt..panjang amat namanya yak?) yang lebih akrabnya di panggil Rani. Rani sangat cantik,selain itu juga baik hati, jujur, tidak sombong, rajin menabung dan pintar mencuci piring. Banyak cowo yang naksir padanya bahkan kabarnya Nikolas Saputra pun pernah naksir (cuman kabar aja sih)
Tapi malang tak dapat ditolak Untung pergi ke sawah, ibarat kata pepatah, mati, lahir jodoh di tangan Tuhan. Rani mendapatkan jodoh seorang pemuda yang wajahnya setingkat lebih ganteng daripada kompor meleduk, udah item, bulukan, gak pernah sikat gigi, suka main judi, pemabok dan suka memanggil saudara-saudaranya sekebun binatang yaitu, asu, setan, babi, kambing (=baca : mengumpat) bernama Amirudin bin Tilan atau yang lebih akrab di panggil Amir
Rani tak henti-hentinya selalu mengingatkan suaminya.
Rani : Bang, sadar dong!
Amir : Emang gw pingsan hah!
Rani : Bukan gitu, maksudnya abang tuh sono pergi sholat, ngaji..
Amir : Halah ngapain..enakan juga play.. play..
Rani : Fly bang! Kalo gak ngerti bahasa Inggris gak usah pake bahasa Inggris deh?
Amir : Enakan juga asep asep..
Rani : Lho abang kan orang Jawa? Ngapain mau ganti nama jadi Asep?
Amir : Katrok banget sih dikau, itu lho musik yang bikin goyang-goyang kepala..
Rani : Ajep..ajep bang!!
Amir : hmmm ..oke..oke
Rani : Apanya yang oke sih bang?
Amir : RCTI !
Tapi bukan Rani namanya kalo dia berputus asa, tak henti-hentinya dia berdo’a agar suaminya sadar. Do’anya terkabul.
Gak ada angin gak ada hujan, hari siang terang benderang, eh si abang Amir tercinta bilang katanya mau tobat, mau sholat, mau ngaji. Rani gak mau menyia-nyiakan kesempatan itu, maka untuk merayakannya dia belikan suaminya baju gamis yang keren rancangan perancang ternama Roy Suryo *lho?* ditambah kain sorban dari Palestina. Rani juga membuatkan makanan kesukaan suaminya sebelum pergi ke Masjid yaitu, pepes ikan asin dan sambel terasi pedes segentong.
Sesampai di Masjid, Amir mulai gelisah, jiwa ge er nya mulai keluar.
“ wah, jangan-jangan aku nanti dikira Pasha Ungu pake baju gamis plus sorban gini, bisa berabe dong kalo aku dimintai foto bareng?” katanya dalam hati.
Lalu diapun duduk ngejogrok di kolong bedug masjid, bengong gak tahu musti ngapain (seumur-umur gak pernah ke masjid bo). Tiba-tiba dia mendengar pengumuman kalo khotibnya gak bisa dateng hari ini, hatinya bersorak sorai bergembira
“ Waduh..selamat..selamat” katanya dalam hati.
Belum lagi selesai menikmati kelegaan hatinya, tiba-tiba tangannya ditarik dan diminta untuk naik ke mimbar menggantikan khotib. Mungkin orang-orang melihat baju gamis dan sorbannya. Amir kaget bukan main.
Sampai di atas mimbar bukannya dia memberi ceramah, tapi malah tertunduk menangis tersedu-sedu.
“ owh mungkin lagi sedih ya..” bisik-bisik jamaah yang hadir.
“ Atau abis disuruh ngupas bawang kali ya, kaya gw kalo pas lagi di hukum sama bini gw” bisik seorang jemaah..
Semua memandang dengan tatapan Rhoma Irama (baca=Penasaran)
Amir semakin menangis tersedu-sedu, sehabis ngembat sambel segentong buatan istrinya tadi, perutnya mules bukan maen. Bahaya dong kalo sampe gw ngebom disini, apalagi sampe kecepirit, bisa jatuh pamor gw sebagai kembaran Pasha Ungu nanti, katanya dalam hati.
Sementara Rani, sebagai istri yang setia, di rumah tak henti-hentinya berdo’a agar suaminya tak mendapat malu dan malu-maluin.
Akhirnya saking gak tahan lagi menahan mulesnya, sambil berurai airmata, Amir segera lari keluar menuju WC masjid dan segera melepaskan hajatnya.
Para jamaah yang hadir di situ sebenernya sih heran, tapi gak tahu mengapa ikutan aja lari keluar, mereka berpikir, mungkin ini salah satu kebiasaan ustadz yang baru sebelum mulai sholat, dan sebagai jamaah yang baik harus mengikuti dong!
Setelah para jamaah keluar tiba-tiba terdengar bunyi yang keras
Braaaaaaaaaakkkkk!!!!!!
Tiang masjid yang umurnya lebih dari duapuluh tahun itupun roboh saudara-saudara!!
Para jamaah takjub, ternyata ustadz yang baru itu telah menyelamatkan mereka, ustadz yang baru itu punya indra keenam. Hebat!!
Jamaah yang terselamatkan, mulai ramai berkasak-kusuk, berucap syukur tak henti-hentinya.
Jamaah 1 : Kemana ustadz tadi?
Jamaah 2 : Gak tahu, kok ngilang gitu aja ya..
Jamaah 3 : Mungkin dia itu Papa Laurent
Jamaah 1 & 2 :Siapa itu Papa Laurent?
Jamaah 3 : Yah, sodaranya Mama Laurent lah…
Jamaah yang hadir : ???????????????????
Sementara Amir sehabis buang hajat keluar kamar mandi dengan hati lega, kembali ke tengah jamaah yang berkumpul di depan masjid yang baru saja rubuh.
Hatinya kaget bukan main melihat kenyataan yang dihadapi, hatinya bersyukur ternyata niat baiknya dan kebaikan istrinya telah menyelamatkan jiwanya. Dan kekagetannya tak juga berhenti disitu saja, ketika para jamaah berdesakan berebutan mencium tangannya…
“antre..antre..jangan berebutan, semua kebagian!!” seorang jamaah sok sibuk mengatur.
“ Eh, perasaan tangannya ustadz tadi kok agak bau-bau gimana gitu ya? “
“ Halah, gak apa-apa mungkin itu bau yang membawa berkah, semakin bau semakin berkah!”
Semenjak peristiwa itu Amir menjadi semakin rajin sholat dan rajin ke masjid.
Dan mendapat julukan Ustadz bertangan bau berkah.
Ternyata Do’a seorang istri yang sholeh selalu membawa karomah!!
-------------ooOoo-------------

Selamat Sore, Blogger! Selamat mencontreng esok hari dan selamat menikmati libur panjang.

Read More..
07 April 2009 | 33 comments | Sibaho Way

Mulai dari Pola Pikir

Menjadi kaya itu bukan seberapa besar penghasilan Anda, tetapi seberapa besar uang yang bisa Anda simpan. Begitu kira-kira pesan para pakar perencana keuangan. Lalu muncullah teori Ember dan Gayung. Seseorang jika hanya memiliki pola pikir 'gayung', walau diceburkan ke laut sekalipun, paling dia kembali hanya dengan segayung air. Sedang orang yang berpola pikir 'ember', jangankan diceburkan ke laut, disuruh menampung tetes demi tetes air hujan pun, akan mendapatkan seember air. Dapat?

Oke. Hampir sama dengan menuntut ilmu. Jika dari awal belajar kita sudah menyiapkan pola pikir gayung tadi, maka akan banyak ilmu yang luber ke luar gayung. Sehingga, ilmu yang kita dapatkan hanya segayung. Berbeda jika kita mempersiapkan pola pikir ember atau bahkan tanki. Maka akan banyak ilmu yang terserap. Malah akan selalu akan mencari mencari hingga tanki dirasa penuh.

Setali tiga uang dengan ngeblog. Dengan pola pikir ember, kita akan selalu belajar dan belajar untuk selalu memperbaiki kualitas blog. Ya konten, tampilan, pagerank hingga job :P Tidak perlu malu bertanya kepada ahlinya. Jika yang ditanya pelit ilmu dan pelit senyum, pepet terus. Jika perlu sampai mengemis, lakukan. Bukankah untuk yang terbaik, kita harus mengeluarkan segala kemampuan dan usaha?

Apa inti dari ketiga hal di atas tadi. Ternyata, untuk lebih baik itu diawali dengan pola pikir. Dijalankan juga dengan pola pikir. Tirulah pola pikir yang baik. Jangan hanya meniru 'gaya hidup' yang terlihat secara kasat mata. Katanya, seorang tukang becak yang berpola pikir gayung, dikasih uang 100juta pun akan ludes tanpa hasil yang jelas. Seorang pegawai yang berpola pikir gayung, disuruh mengikuti seribu training dan seminar juga, tidak akan mendapat apa-apa. Seorang blogger yang berpola pikir gayung, disuruh ngeblog 25jam sehari 8hari seminggu dan 13bulan setahun, tidak akan menghasilkan apa-apa. Selain mati kaku tentunya :D

Ayo, jangan kecil hati. Tetap belajar yang giat untuk meningkatkan kualitas blog Anda. Siapkan pola pikir ember dulu tentunya :)

Selamat Pagi, Blogger! Salam hangat sibaho menyertai Anda menjalani aktivitas.

Read More..
04 April 2009 | 49 comments | Sibaho Way

Ten 2 Five mengingatkan Ayah

Setahun lalu ringtone Nokia CDMA saya memakai mp3 lagu 'Hanyalah Untukmu' dari Ten 2 Five. Rasanya damai mendengar petikan akustik di intro lagu tersebut. Apalagi pas malam yang sepi. Hingga suatu malam jam 19.00, petikan akustik itu berbunyi dengan nyaring. Nama adik muncul di layar dan dia mengabarkan kalau Ayah masuk rumah sakit. Hal yang menakjubkan karena biasanya Ayah paling gak mau masuk rumah sakit. Saya tidak terlalu khawatir sebagaimana juga adik saya di telepon.

Jam 21.00 Saya coba menelepon kembali dan berbincang-bicang dengan Ayah. Dia bilang kondisinya sudah enakan setelah diinfus. Bicaranya juga lancar tidak seperti orang sakit. Dia cuma bilang, kalau bisa pulang, usahakan. Saya mengiyakan dan menyudahi pembicaraan dengan perasaan tenang.

Pagi dini hari sekitar jam 03.00, petikan akustik itu berbunyi lagi. Saya terlompat dari tempat tidur dan menyambar handphone. Nama adik saya muncul. Dada saya dagdigdug. Bicaranya singkat: Ayah udah pergi, kasih tahu ya keluarga di Jakarta, udah ya bang. Telepon ditutup. Saya terduduk lemas di lantai. Tidak ada tangis. Istri saya bangunkan untuk memberi tahu keluarga lain.

13 Maret 2008, saat itu sedang musim liburan (lupa dalam rangka apa) dan saya tidak yakin akan mendapatkan pesawat pagi ke Sultan Syarief II Pekanbaru, Riau. Ya, go show saja ke bandara. Seperti dugaan semula, tiket habis! Setelah berputar-putar menggunakan ojek akhirnya mendapatkan tiket Batavia Air yang akan terbang 30 menit lagi (baru tahu juga kalau tukang ojek bandara Soekarno Hatta adalah kaki tangan calo tiket). Perjalanan dari Pekanbaru menuju Duri masih sekitar 4 jam lagi. Dan Alhamdulillah, saya masih sempat memandikan dan men-sholat-kan jenazah Ayah sebelum masuk waktu Dluhur.

Kembali ke ringtone. Sebelum memakai lagu Ten 2 Five tadi, saya menggunakan lagu 'Heaven' performed by DJ Sammy. Setelah Ayah meninggal, ringtone dengan lagu Ten 2 Five belum saya ganti. Hingga suatu malam di Bulan November 2008 sekitar jam 12, petikan akustik itu berbunyi nyaring. Tanpa melihat siapa yang menelepon langsung saya angkat. Ternyata dari pabrik tempat saya bekerja. Ya, kadang-kadang pekerja shift 2 suka menelepon jika ada masalah atau hal yang kurang jelas. Tiba-tiba ingat Ayah dan malam itu saya menangis sendirian.

Akhirnya, ringtone saya kembalikan ke 'Heaven'-nya DJ Sammy. Setia banget ya :D. Tapi, awal tahun 2009 ringtone sudah saya ganti lagi menggunakan jingle iklan '3' versi Amir dan layang-layang. Sampai sekarang. :)
Ringtone handphone-mu apa? Apakah juga mengingatkanmu akan seseorang atau suatu peristiwa?

Selamat Malam, Blogger! Tulisan ini saya buat karena tadi siang melihat Ten 2 Five membawakan 'Hanyalah Untukmu' di acara Dahsyat. Mengingatkan Ayah. Anda masih punya Ayah? Salam hangat sibaho untuk beliau dan keluarga Anda yang lain.

Read More..

Harapan Pengemis

Kami berharap, semoga semakin banyak bencana alam lain di negeri ini. Karena dengan begitu, rasa simpati dan empati kalian manusia Indonesia baru muncul, rasa peduli kalian pemerintah dan partai politik baru tergerak. Karena selama ini tidak ada yang peduli dengan bencana yang kami alami setiap hari. Kalian lebih peduli dengan mereka yang tinggal di tenda pengungsian daripada kami yang tinggal di bawah tumpukan kardus dan kolong jembatan. Lapar, dingin, sakit, dikejar-kejar petugas, dipalak, tanpa pendidikan, dilecehkan orang lewat dan dicap sebagai sampah kota. Dan yang paling parah: tanpa masa depan!

Kami juga berharap, semoga pemilu diadakan setiap tahun. Agar selalu ada yang peduli dengan kami wong cilik. Agar selalu ada yang membagi-bagikan makanan dan uang kepada kami. Agar selalu ada yang menganggap bahwa kami sebagai manusia dan rakyat Indonesia. Agar selalu ada harapan untuk kami walau hanya lewat janji-janji yang tak kunjung terwujud. Paling tidak bisa melihat pantat bahenol meliuk-liuk di atas panggung, dan sejenak kami bisa melupakan derita yang tak berkesudahan.

Kami pun berharap, semoga setiap pimpinan di negeri ini dipilih secara langsung. Presiden, Dewan, Gubernur, Bupati, Camat, Lurah, RW/RT, Kepala Stasiun, Kepala Terminal, Kepala Pasar, Kepala Trantib dan kepala-kepala lainnya. Selain dapat sembako gratis, paling tidak kalian lupa untuk merazia kami. Kalian lupa melanggar UUD 45 yang menjamin pekerjaan bagi setiap warga negara dan membiarkan kami bekerja sebagai pengemis.

Kami masih berharap, bahwa ada yang benar-benar peduli dengan kami. Ada yang mau menyekolahkan anak-anak kami. Ada yang mau memberikan pekerjaan yang layak kepada kami, asal bukan mengemis. Ada yang mau memberdayakan keinginan kami, asal jangan diperdaya. Kalian mau?

Selamat Pagi, Blogger! Selamat berakhir pekan, jangan memberikan pecahan 50ribu buat pengemis di jalanan, karena itu akan membuat mereka nyaman menjadi pengemis. Salam dari sibaho untuk Anda sekeluarga.

Read More..
02 April 2009 | 38 comments | Sibaho Way

Blog Karedok

Posting pertama April. Review aktivitas blogging selama 3 bulan, Januari hingga Maret 2009. Cupu? Pastinya. Tanpa rasa malu ditambah muka tambeng, saya banyak berkoar-koar di blog orang seolah-olah saya mengerti banget soal ngeblog. Tanpa malu-malu pula saya mengemis ilmu dari para 'kakak' senior di blogosphere. Ada yang baik hati membantu, ada yang cuek bebek termehek-mehek, bahkan ada yang antusias bilang: kasian deh lo..! Saya bengong doang dengan senyum lugu (baca: blo'on).

Bicara konten, jumlah artikel per bulan memang menunjukkan progress yang baik. Ingat, baik dari segi kuantitas lho ! Januari 13, Februari 17 dan Maret 23 tulisan (22 diantaranya tulisan untuk DBBC hehehe).
Dari segi kualitas? Ya silahkan Anda sendiri yang menilai :D. Yang pasti saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, terbaik dan terbaik. Tema tulisan masih karedok, campur-campur dan masih mentah. Tau bedanya dengan gado-gado kan? Saya kira kualitas tulisan itu proses-lah (kata aja membela diri).

Follower ada 50 orang saat ini, dan yang berlangganan via RSS Feed ada 79 pembaca. Ini indikator apa? Saya gak tahu, cuma ikut-ikutan doang :)) Saya memasang link 60 orang teman blogger di halaman depan. Siapa menyusul? Tunggu saja bagi yang belum, bulan ini akan ada update (halah, lagunya kayak Google aja).

Sekedar pemberitahuan juga, mulai sekarang Anda boleh memanggil saya baho atau bahoo. Daripada manggil mas sibaho, bang sibaho. Terdengar aneh dan ngganjel. Jadi ingat, cukup panggil saya baho. Gak usah tiga kali karena saya bukan Bento :D

Terakhir, baru ingat ada pe-er dari Maureen cantik. Cuma, award-nya saya ambil, peer-nya tidak. Curang ya? Abis, saya suka gak enak hati kalau ngasih pe-er orang lain. Pokoknya, siapa yang suka ambil dah.... Kenapa? Tetap gak boleh? Wah, tega nih ngerjain orangtua... :D






Ya sudah. Award saya kasih ke itik bali yang ayu (sekalian nyogok nih :D ), Nan limo yang ganteng kayak limousine dan Jonk yang katroseksual abis.

Peraturannya begini:
1. Letakkan logo di blogmu
2. Letakkan link blog yang telah memberimu award
3. Berikan ke blog lain
4. Buat link blog lain yang kamu berikan award
5. Tinggalkan pesan di blog mereka

Selamat Malam, Blogger! Salam hangat sibaho kembali bertabur buat Anda sekeluarga.

Read More..

Supporting Websites