*Soundtrack: Wanita Terindah-Drive*
Ini masalah cinta sayang. Tidak ada definisi yang baku, sehingga tiap-tiap orang memiliki cara sendiri dalam mengartikannya.
Aku tahu kamu merasa tidak berarti ketika Aku lebih suka membuat kopi sendiri, mengambil makan sendiri, mandi sendiri (hehehehe...). Lalu Aku buat apa Yah? Dan Aku malah balik bertanya: Emang Kamu kunikahi untuk ngebuatin Aku kopi? Buat melayaniku? Tidak ! Lagian, Aku masih punya kemampuan untuk tidak merepotkanmu, walau Kamu selalu bilang kalau itu tidak merepotkan.
Aku masih ingat, dulu waktu kita masih pacaran, Kamu menyuruhku menggambar bulan dan matahari. Dan Kamu hanya tersenyum ketika Aku menggambar lingkaran untuk matahari dan lingkaran juga untuk rembulan. Bulannya kenapa bulat, kamu bertanya. Aku cuma bilang, itu bulan purnama. Kamu cuma tersenyum. Senyum yang membuat Aku bingung.
Belakangan Kamu baru cerita jika matahari dan rembulan itu menggambarkan kalau Aku orang yang tidak membeda-bedakan sesuatu yang berbeda. Suami dan Istri mempunyai tanggungjawab yang sama. Laki-laki perempuan mempunyai peran yang sama. Kakak adik mempunyai kewajiban yang sama. Aku cuma termangu. Percaya gak percaya :P
Ya memang sudah seharusnya begitu. Suami istri itu bertanggungjawab terhadap harga diri keluarga. Tidak harus Suami bekerja dan Istri di rumah. Tidak mesti begitu. Mengapa Aku membiarkanmu tetap bekerja? Ya karena Aku tahu pekerjaanmu sekarang ini sudah menjadi cita-citamu semenjak kecil. Dari kecil Kamu dan keluargamu sudah merajut mimpi bagaimana Kamu dewasa nanti. Dan Kamu pasti gak bilang Kamu ingin menjadi ibu rumahtangga ketika ditanya tentang cita-citamu. Bisa dipites kamu sama orangtuamu. Nah. Apa tidak keterlaluan jika Aku yang baru bergabung dengan keluargamu tiba-tiba merusak semua mimpi itu?
Ketika Kamu bilang Aku gak romantis, buatku itu sesuatu hal yang lucu. Mengapa tidak kita definisikan sendiri romantis menurut kita sendiri? Apa mandi bulanan bersama itu gak romantis juga? Apa tiduran sambil mendekapku tidak sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku memijiti seluruh tubuhmu saat lelah bukan sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku menyemir sepatumu tidak Kamu anggap romantis? Apa ketika Kamu membuatkan sayur daun pepaya rebus plus sambel jahe kesukaanku itu tidak sebuah momen yang romantis? Apa merawat tanaman berdua itu gak romantis? Apa memandikan ayam kate bersama-sama itu kurang romantis?
Lupakan romantisme roman picisan dengan kembang mawar dan candle light dinner. Percayalah, itu hanya romantisme kolot dari zaman Romawi kuno yang coba dijual oleh para sineas di layar sinetron dan bioskop.
Ya. Ini cinta kita. Ini romantisme kita. Tidak ada yang bisa menggugat setiap definisi yang kita buat. Karena ini menyangkut hati. Ini menyangkut Aku, Kamu dan Anak-anak kita tercinta. Dan buat Aku dan anak-anak, Kamu adalah wanita terindah.
Selamat Ulang Tahun, Istriku ! Semoga selalu bisa menjadi Istri, Mama dan Teman yang baik bagi kami. We love you full !
Ini masalah cinta sayang. Tidak ada definisi yang baku, sehingga tiap-tiap orang memiliki cara sendiri dalam mengartikannya.
Aku tahu kamu merasa tidak berarti ketika Aku lebih suka membuat kopi sendiri, mengambil makan sendiri, mandi sendiri (hehehehe...). Lalu Aku buat apa Yah? Dan Aku malah balik bertanya: Emang Kamu kunikahi untuk ngebuatin Aku kopi? Buat melayaniku? Tidak ! Lagian, Aku masih punya kemampuan untuk tidak merepotkanmu, walau Kamu selalu bilang kalau itu tidak merepotkan.
Aku masih ingat, dulu waktu kita masih pacaran, Kamu menyuruhku menggambar bulan dan matahari. Dan Kamu hanya tersenyum ketika Aku menggambar lingkaran untuk matahari dan lingkaran juga untuk rembulan. Bulannya kenapa bulat, kamu bertanya. Aku cuma bilang, itu bulan purnama. Kamu cuma tersenyum. Senyum yang membuat Aku bingung.
Belakangan Kamu baru cerita jika matahari dan rembulan itu menggambarkan kalau Aku orang yang tidak membeda-bedakan sesuatu yang berbeda. Suami dan Istri mempunyai tanggungjawab yang sama. Laki-laki perempuan mempunyai peran yang sama. Kakak adik mempunyai kewajiban yang sama. Aku cuma termangu. Percaya gak percaya :P
Ya memang sudah seharusnya begitu. Suami istri itu bertanggungjawab terhadap harga diri keluarga. Tidak harus Suami bekerja dan Istri di rumah. Tidak mesti begitu. Mengapa Aku membiarkanmu tetap bekerja? Ya karena Aku tahu pekerjaanmu sekarang ini sudah menjadi cita-citamu semenjak kecil. Dari kecil Kamu dan keluargamu sudah merajut mimpi bagaimana Kamu dewasa nanti. Dan Kamu pasti gak bilang Kamu ingin menjadi ibu rumahtangga ketika ditanya tentang cita-citamu. Bisa dipites kamu sama orangtuamu. Nah. Apa tidak keterlaluan jika Aku yang baru bergabung dengan keluargamu tiba-tiba merusak semua mimpi itu?
Ketika Kamu bilang Aku gak romantis, buatku itu sesuatu hal yang lucu. Mengapa tidak kita definisikan sendiri romantis menurut kita sendiri? Apa mandi bulanan bersama itu gak romantis juga? Apa tiduran sambil mendekapku tidak sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku memijiti seluruh tubuhmu saat lelah bukan sesuatu yang romantis? Apa ketika Aku menyemir sepatumu tidak Kamu anggap romantis? Apa ketika Kamu membuatkan sayur daun pepaya rebus plus sambel jahe kesukaanku itu tidak sebuah momen yang romantis? Apa merawat tanaman berdua itu gak romantis? Apa memandikan ayam kate bersama-sama itu kurang romantis?
Lupakan romantisme roman picisan dengan kembang mawar dan candle light dinner. Percayalah, itu hanya romantisme kolot dari zaman Romawi kuno yang coba dijual oleh para sineas di layar sinetron dan bioskop.
Ya. Ini cinta kita. Ini romantisme kita. Tidak ada yang bisa menggugat setiap definisi yang kita buat. Karena ini menyangkut hati. Ini menyangkut Aku, Kamu dan Anak-anak kita tercinta. Dan buat Aku dan anak-anak, Kamu adalah wanita terindah.
Selamat Ulang Tahun, Istriku ! Semoga selalu bisa menjadi Istri, Mama dan Teman yang baik bagi kami. We love you full !



20 komentar:
PERTAMAX !!!
Kado ulang tahun buat mamanya, Ogi mempersembahkan sabuk hijau pas tadi ujian kenaikan tingkat karate. Saya apa ya? :P
Selamat ulang tahun buat Sang Isteri tercinta,... moga Bang Baho sekeluarga senantiasa mendapat Ridho dari Allah SWT, Amin...
Selamat Ulang tAhun untuk istri tercintanya ,semoga cinta kalian saling memiliki untuk selamanya ...amin.
nulis postingan ini juga romantis lho. btw, isterinya baca gak nih? hehhee..selamat ultah ya buat yayangnya.
hmmm..akhirnya saya mampir...
salam untuk kelurga.
dan saya percaya anda sangat romantis, andai istri anda dapat membacanya kini...
nb: maaf, tentang tulisan diblog saya membuat anda berulang kali harus membaca. Sebab saya tidak pintar menulis yg bener...he..he..
salam kangen
sebuah narasi yang indah, mas baho. sangat pas dan cocok dipersembahkan buat sang istri yang sedang berulang tahun. ikut ngucapin met ultah, mas, semoga selalu sehat, sukses, makin rukun dan bahagia rumah tangganya.
Ya benar juga. Romantis itu punya definisi orang per orang. Menurut saya, mandiina ayam kate bareng itu sangat romantis, harusnya ada musisi yang bikin lagu dengan tema itu =)
Btw, mau tanya, kalau kita mengkritik cowok, apakah itu bakal sangat menganggu? Maksud saya, misalnya cowok itu saya suka sekali, tapi ada beberapa hal tertentu yang membuat saya bertanya: kenapa? Apa ini bisa membuat cowok merasa tidak diterima sepenuhnya?
Selamat ultah buat yang tercinta dan salut deh atas kepeduliannya!
selamat malam sahabatkusalam hagat selalukujungan perdanamaasih y dah mampir
postingan yang ringan namun enak dibaca nich..........makasih y sahabat
wah...happy birthday buat istrinya tercinta ya...moga kalian bahagia selalu.
selamat ulang tahun buat istrinya. semoga semakin bahagia.
wah ini sih romantis....loh.
emm, minta resep sambel jahenya. saya baru denger nih
Selamat ultah juga buat istrinya Bang... Duh, pasti sang istri berbunga-bunga nih dapat hadiah istimewa tulisan yg romantis ini...
Jadi inget ama Iwan Fals.. "Cinta ini milik kita..."
@all
kata istri saya, ucapkan makasih buat semua teman blogger Ayah :)
@Sri Riyati
hehehe... sebenarnya gak bisa di-generalisir juga sih...
tapi versi saya, mestinya tidak mengganggu ketika dikritik. bukankah kritik adalah bahan untuk perbaikan bila diperlukan? Biasanya laki2 berpikirnya sangat praktis dan logis. Semoga dia mengerti :)
happy birthday nyonya sibaho
semoga panjang umur,jodoh dan rezeki, amiiinnnnn
pa kabar bang baho?
november penuh cintra, tumben bulan ini banyak yang ungkapin tentang cinta.
"selamat ulang tahun buat istri tercintanya.."
pozdrav ...
pozdrav ...
Setuju sama mas Boyke, saya justru membaca keromantisan seorang Baho pada note ini. Mudah-mudahan sang istri membacanya ya. Romantis itu.....terletak pada indahnya sisi menghargai pasangan, meski tanpa dinner dan candle lightnya, hehe. Selamat ultah buat istrimu Baho.
Wah, ini baru pencerahan, Bang baho. pencerahan tentang pemaknaan yang sempurna, tentang kita dan diri kita.
Selamat ulang tahun untuk istri tercinta Abang. Semoga panjang umur dan berkah hidup dan rejekinya. Amin.
Salam kenal dan akrab, Bang...
happy bday mas buat istrinya..moga pnjang umur.. sukses slalu..
salam milad bang.... tuk istri tercinta
semoga yang terbaik selalu menjadi takdir untuk bang baho,istri dan keluarga....
[amiin]
Poskan Komentar
Poskan Komentar
Komentar yang relevan menunjukkan Anda tidak skimming :P